• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Selasa (31/3), ditutup naik di level 4667.08 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 4686.97. Kenaikan ini mencerminkan kembali meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Pada sesi perdagangan hari ini, Rabu (1/4), emas diperkirakan masih bergerak dalam bias bullish dengan pivot di 4612.21. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan menuju resistance 4741 hingga 4816 masih terbuka lebar. Namun, jika harga turun di bawah support 4537, tekanan bearish dapat kembali muncul dan mendorong koreksi lebih dalam ke area 4407. Dengan rata-rata pergerakan harian mencapai 217 poin, volatilitas emas masih tergolong tinggi, sehingga pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan harga yang cepat dan dipengaruhi sentimen global.

Blog Photo

Emas Awali April Bullish, Uji Level $4.700 di Tengah Panasnya Timur Tengah

Harga emas dunia menutup perdagangan akhir Maret dengan kenaikan tipis, meski secara bulanan mencatat penurunan pertama dalam delapan bulan terakhir. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah sempat mendorong harga emas melonjak hingga menembus level $5.000 per troy ons, sebelum akhirnya terkoreksi akibat aksi ambil untung dan kebutuhan likuiditas investor di tengah kekhawatiran lonjakan harga minyak. Memasuki April, pasar masih dibayangi ketidakpastian konflik antara AS, Israel, dan Iran yang berpotensi menjaga daya tarik emas sebagai aset safe haven. Di sisi lain, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada rilis data ekonomi AS, khususnya Non-Farm Payrolls yang akan menjadi indikator penting arah kebijakan The Fed. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran $4.674 per troy ons dengan kecenderungan bullish setelah kembali bergerak di atas MA 100-hari. Harga berpeluang menguji resistance di level $4.700, dengan target lanjutan di area $4.730 hingga $4.760. Namun, jika turun di bawah $4.640, tekanan bearish berpotensi membawa emas kembali melemah ke level $4.605 hingga $4.570.

Blog Photo

Geopolitik Memanas, Harga Emas Kembali Bersinar

Harga emas dunia bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, namun berhasil ditutup menguat tipis di atas level pembukaan. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara AS, Israel, dan Iran, masih menjadi pendorong utama permintaan emas sebagai aset safe haven. Ancaman Presiden AS terhadap Iran turut menambah kekhawatiran pasar, sementara pelaku pasar juga menantikan rilis data tenaga kerja AS yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan emas dalam waktu dekat. Pada sesi pagi ini, emas dibuka di kisaran $4513 dan bergerak stabil di atas pivot harian, mengindikasikan bias bullish. Selama bertahan di atas area 4550, emas berpeluang melanjutkan penguatan ke level 4590 hingga 4630. Namun, jika turun menembus 4470, tekanan bearish dapat membawa harga ke area 4430 hingga 4390.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia bergerak fluktuatif pada perdagangan sebelumnya dan ditutup menguat tipis di level 4510.98, setelah sempat menyentuh high di 4580.70. Pergerakan ini mencerminkan masih kuatnya tarik ulur antara sentimen safe haven dan tekanan dari penguatan dolar AS. Untuk perdagangan hari ini, level pivot berada di 4503.71 yang menjadi kunci arah pergerakan. Selama harga bertahan di atas pivot, peluang penguatan menuju resistance 4587 hingga 4664 masih terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah pivot, emas berpotensi melemah ke area support 4426 hingga 4342. Volatilitas harian yang mencapai rata-rata 203 poin menunjukkan peluang trading jangka pendek masih cukup menarik, namun tetap perlu waspada terhadap pergerakan cepat akibat sentimen global.

Blog Photo

Emas Bangkit! Safe Haven Kembali Diburu di Tengah Panasnya Geopolitik

Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Jumat lalu, sekaligus mencatat kenaikan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir. Penguatan ini terjadi setelah emas sempat menyentuh level terendah dalam empat bulan, sebelum akhirnya bangkit didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik di Timur Tengah. Memasuki pekan ini, pasar masih akan mencermati perkembangan konflik antara Iran, AS, dan Israel, serta menantikan rilis data tenaga kerja AS, terutama Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat. Pada perdagangan pagi ini, harga emas dibuka di sekitar $4471 per troy ons dan bergerak stabil dengan kecenderungan netral. Level resistance terdekat berada di 4515, sementara support di 4445. Penembusan di atas 4515 berpotensi mendorong kenaikan ke 4550–4585, sedangkan jika turun di bawah 4445, emas berisiko melemah ke 4410 hingga 4375.

Blog Photo

Harga Emas Kembali Melonjak, Setelah Sempat Terkoreksi di Awal Pekan

Harga emas dunia kembali melonjak tajam pada Jumat (27/3/2026), didorong aksi beli investor saat harga terkoreksi di awal pekan. Emas spot tercatat naik 3,12% dan ditutup di level US$ 4.514,36 per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah empat bulan di US$ 4.098,7 per ons. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, khususnya Iran, yang mendorong permintaan aset safe haven. Selain itu, harga minyak yang tetap tinggi di atas US$ 110 per barel turut memicu kekhawatiran inflasi global. Meski ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed meningkat—yang biasanya menekan emas—prospek jangka menengah logam mulia ini masih positif. Commerzbank bahkan menaikkan proyeksi harga emas hingga US$ 5.000 per ons pada akhir tahun. Sementara itu, logam mulia lainnya juga ikut menguat, dengan harga perak naik 3,09% ke level US$ 70,02 per ons.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas membuka perdagangan di level **4.378,77** dan sempat melemah hingga menyentuh **low 4.375,44**, sebelum akhirnya berbalik menguat tajam. Sepanjang sesi, emas berhasil mencatatkan **high 4.555,22** dan menutup perdagangan di **4.514,36**, menunjukkan dominasi buyer yang cukup kuat. Untuk perdagangan hari ini, area **pivot berada di 4.481,67** yang menjadi penentu arah pergerakan lanjutan. Selama harga mampu bertahan di atas pivot, peluang kenaikan masih terbuka dengan target resistance terdekat di **R1 4.587,91** hingga **R2 4.661,45**. Namun jika harga kembali melemah dan turun di bawah pivot, tekanan jual dapat membawa emas menguji support di **S1 4.408,13** hingga **S2 4.301,89**. Dengan **daily average 223 poin**, volatilitas emas diperkirakan masih tinggi dan berpotensi bergerak agresif sepanjang sesi perdagangan.

Blog Photo

Indeks Dolar Menguat Tipis, saat Ketidakpastian Perundingan AS-Iran

Berikut short berita yang ringkas dan padat: Indeks Dolar AS (DXY) menguat tipis ke level 99,47 pada perdagangan Kamis, didukung oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik Iran, di tengah upaya negosiasi yang belum menunjukkan titik terang. AS dikabarkan telah mengajukan proposal perdamaian, namun Iran belum menunjukkan keinginan untuk berunding dan justru mengajukan rencana tandingan. Situasi ini turut mendorong kenaikan harga energi dan memicu kekhawatiran inflasi global. Di sisi lain, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat seiring kondisi ekonomi yang masih beragam. Investor kini menantikan data klaim pengangguran AS sebagai petunjuk lanjutan arah kebijakan moneter.

Blog Photo

Gagal Tembus Resistance, Harga Emas Tertekan di Tengah Kuatnya Dollar AS

Harga emas dunia melemah sekitar 3% pada perdagangan Kamis akibat aksi jual setelah gagal menembus level resistance kunci. Penguatan indeks Dollar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi turut menekan daya tarik emas sebagai aset safe haven, meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih berlangsung. Pada sesi pagi ini, emas dibuka di kisaran $4378 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish setelah gagal bertahan di atas level 4400. Area 4350 menjadi support terdekat, dengan potensi penurunan lanjutan menuju 4320 hingga 4290 jika tekanan berlanjut. Namun, pergerakan rebound mulai terlihat dengan harga mencoba menguji resistance di 4410. Jika level ini berhasil ditembus, emas berpeluang menguat dalam jangka pendek menuju area 4440 hingga 4470.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia mengalami tekanan cukup signifikan pada perdagangan Kamis setelah ditutup melemah tajam dari level pembukaan di 4512.92 menjadi 4377.96. Penurunan ini terjadi seiring meningkatnya kekuatan Dollar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. Secara teknikal, pergerakan emas saat ini berada di bawah area pivot 4424.35, mengindikasikan potensi tekanan lanjutan. Jika harga tidak mampu kembali ke atas pivot, maka peluang penurunan menuju support terdekat di 4304.56 hingga 4231.15 masih terbuka. Namun, apabila harga berhasil rebound dan menembus resistance 4497.76, maka emas berpotensi menguji area resistance berikutnya di 4617.55. Pergerakan hari ini diperkirakan akan tetap fluktuatif dengan kisaran rata-rata harian mencapai 228 poin, sehingga pelaku pasar disarankan tetap waspada terhadap volatilitas yang tinggi.

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?