Sebagai pialang full servis dan perusahaan investasi, PT Victory International Futures memberikan wawasan yang dinamis, pengetahuan profesional yang mendalam, dan kemampuan dalam memimpin pasar yang akan membantu nasabah kami untuk siap dalam menghadapi apa yang ada di depan
Dengan fokus utama dalam pertukaran mata uang asing, index berjangka, komoditas dan CFD, kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan nasabah kami yang terus berevolusi, membantu dalam membuat keputusan yang tepat, dan memberdayakan mereka untuk menjadi trader dan investor yang sukses dalam market masa kini.
Seluruh dana anda ditempatkan pada rekening tersegregasi, sehingga menjadikan investasi aman karena Rekening tersegregasi diawasi setiap hari oleh regulator (Victory memiliki 3 regulator, diantaranya ada BAPPEBTI, ICH dan ICDX).
Trading dari mana saja tanpa halangan dari semua platform favorit, mulai dari desktop/PC, Android dan iOS. Hanya diperlukan koneksi internet, maka kegiatan trading siap dilakukan kapan saja dan dimana saja.
Dimulai dari semua pasangan mata uang utama, sampai logam mulia, minyak, index, komoditi, kontrak berjangka. Pilihan produk kami dipersiapkan untuk memenuhi gaya trading yang sesuai dengan anda.
PT. Victory International Futures diregulasi dan diawasi oleh pemerintah Indonesia untuk menjamin keamanan dari dana nasabah dan transaksi nasabah. Legalitas termasuk point utama dalam layanan PT. Victory International Futures.
Customer Service kami selalu siap pada telpon, chat atau email 24/7. Apapun keperluan transaksi anda, kami dengan senang hati membantu anda, mulai dari tanya jawab, komplain, serta masukan (kritik dan saran).
Semua Robot (EA) diperbolehkan, jika anda mempunyai robot yang menguntungkan, disinilah tempat yang cocok untuk berinvestasi. Anda hanya perlu membuka akun pada kami dan jadikan robot anda berguna.
Victory Jogja membuka kelas trading untuk umum, dengan mengadakan training dan edukasi dikantor
Melayani konsultasi gratis dengan para konsultan professional kami untuk membantu Anda jauh lebih baik
PT. Victory International Futures selalu memberikan pelatihan tentang dasar dari analisa teknikal dan fundamental.
Acara Live Trading Non-Farm Payroll rutin diselenggarakan disetiap awal bulan.
Layanan dari Victory Analysis Forum, signal akurat yang rutin dikirim setiap hari serta report harian dan bulanan.
Victory International Futures resmi dan teregulasi oleh 3 regulator di indonesia yaitu, BAPPEBTI, ICDX dan ICH.
Harga Emas Rebound Tipis, Sentimen Bearish Masih Mendominasi Harga emas dunia berhasil rebound dari level terendah dalam dua pekan dan ditutup kembali di atas US$4.000 per troy ons pada akhir perdagangan pekan lalu. Namun, penguatan tersebut masih terbatas akibat menguatnya indeks Dollar AS serta kenaikan harga minyak dunia yang dipicu berlanjutnya konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di sekitar US$4.006 per troy ons dan kembali bergerak melemah di bawah level psikologis US$4.000. Selama harga masih berada di bawah area US$4.020, tekanan bearish diperkirakan tetap mendominasi dengan target pelemahan menuju US$3.980 hingga US$3.940. Sementara itu, penembusan di atas US$4.020 berpotensi membuka peluang kenaikan menuju US$4.040–US$4.060.
Harga Emas Bertahan di Atas US$4.000, Tekanan Bearish Masih Membayangi Harga emas dunia berhasil ditutup menguat tipis pada perdagangan sebelumnya di US$4.015,40 per troy ons setelah sempat menyentuh level terendah US$3.959,56. Meski mampu kembali bertahan di atas level psikologis US$4.000, sentimen bearish masih mendominasi pergerakan emas. Pada perdagangan hari ini, area US$3.975 menjadi support terdekat. Jika level tersebut ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$3.935. Sebaliknya, apabila mampu bertahan di atas pivot US$3.999 dan menembus resistance US$4.039, peluang penguatan ke area US$4.064 hingga US$4.104 akan semakin terbuka.
Harga emas dunia melemah ke level terendah dalam dua pekan setelah menguatnya indeks Dollar AS menyusul rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan. Sentimen negatif juga datang dari berlanjutnya konflik AS-Iran yang mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran inflasi global. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$3.976 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan pelemahan. Level US$3.960 menjadi support terdekat, sementara US$3.990 menjadi resistance yang perlu ditembus untuk meredakan tekanan bearish.
Harga emas dunia ditutup menguat tipis pada perdagangan sebelumnya di US$4.060,28 per troy ons setelah sempat menyentuh level tertinggi US$4.081,01. Pergerakan harga masih cenderung terbatas dengan pelaku pasar menantikan sentimen baru dari data ekonomi Amerika Serikat dan arah kebijakan suku bunga The Fed. Pada perdagangan hari ini, area 4.024–4.052 menjadi zona support dan pivot yang perlu diperhatikan. Selama harga bertahan di atas area tersebut, emas berpeluang menguji resistance di US$4.088 hingga US$4.117. Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah US$4.024, potensi pelemahan dapat berlanjut menuju US$3.989.
Harga emas dunia ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) Amerika Serikat dirilis lebih rendah dari perkiraan. Data tersebut meningkatkan harapan pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga The Fed, sehingga menekan indeks Dollar AS dan mendorong aksi beli emas. Namun, penguatan emas masih terbatas karena harga minyak kembali naik di atas US$80 per barel akibat berlanjutnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.065 per troy ons dan masih bergerak dalam tren bullish selama bertahan di atas level US$4.050. Resistance terdekat berada di US$4.080, sementara support berada di US$4.050. Jika resistance berhasil ditembus, emas berpotensi menguji area US$4.095–4.110. Sebaliknya, penurunan di bawah support dapat membuka peluang koreksi menuju US$4.035–4.020.
Harga emas dunia ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Sentimen positif datang dari melemahnya indeks Dollar AS usai data Indeks Harga Produsen (PPI) Amerika Serikat dirilis lebih rendah dari ekspektasi, sehingga kembali meningkatkan harapan pasar terhadap peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di US$4.052,57 per troy ons dan masih bergerak di atas level pivot US$4.052,85, menjaga peluang penguatan jangka pendek. Resistance terdekat berada di US$4.088, sementara support berada di US$4.025. Selama bertahan di atas area support, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$4.117. Sebaliknya, jika turun di bawah US$4.025, tekanan bearish dapat membawa harga menguji area US$3.989.
Harga emas dunia menguat pada perdagangan Selasa setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari ekspektasi memicu pelemahan indeks Dollar AS. Kondisi ini meningkatkan harapan pasar bahwa Federal Reserve akan mengambil kebijakan suku bunga yang lebih longgar pada pertemuan akhir bulan, sehingga mendukung kenaikan harga emas. Meski demikian, penguatan emas masih terbatas oleh lonjakan harga minyak dunia yang mencapai level tertinggi dalam sebulan terakhir akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.052 per troy ons dan masih bergerak netral di sekitar level pivot. Resistance terdekat berada di US$4.075, sementara support penting berada di US$4.025.
Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Selasa setelah pelemahan indeks Dollar AS meningkatkan minat beli investor terhadap aset safe haven. Logam mulia mengakhiri sesi di level US$4.052,68 per troy ons setelah sempat menyentuh level tertinggi US$4.103,17. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.004 per troy ons dan diperkirakan bergerak di sekitar pivot US$4.046,58. Area US$4.109 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan menuju US$4.166, sedangkan support berada di US$3.990. Jika level tersebut ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan ke area US$3.927.
Harga emas dunia anjlok sekitar 2% pada perdagangan Senin dan ditutup di level terendah dalam dua pekan. Pelemahan dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz yang mendorong harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam tiga pekan. Kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi global dan meningkatkan ekspektasi suku bunga tetap tinggi, sehingga menekan daya tarik emas. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.004 per troy ons. Pelaku pasar kini menantikan rilis data inflasi (CPI) Amerika Serikat yang berpotensi menjadi penentu arah kebijakan Federal Reserve pada pertemuan akhir bulan ini.
Harga emas dunia ditutup melemah tajam pada perdagangan sebelumnya hingga ke kisaran US$4.000 per troy ons setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dan memperkuat kekhawatiran inflasi global. Sentimen tersebut mendorong investor mengurangi minat terhadap emas menjelang rilis data inflasi (CPI) Amerika Serikat. Pada perdagangan hari ini, emas diperkirakan bergerak dengan bias bearish. Level US$3.957 menjadi support terdekat, sementara US$4.074 menjadi resistance awal yang perlu ditembus apabila terjadi rebound. Fokus pelaku pasar kini tertuju pada data inflasi AS yang berpotensi menjadi penentu arah pergerakan emas dan kebijakan suku bunga Federal Reserve.