Harga emas dunia melanjutkan tren bullish untuk mencatatkan level tertingginya dalam tiga pekan terakhir pada sesi perdagangan hari Selasa. Dorongan terhadap logam mulia datang dari berita bahwa Senat AS berhasil mencapai kesepakatan untuk segera mengakhiri penutupan pemerintahan yang telah berlangsung selama 43 hari.
Harga emas global dibuka menguat lebih dari 2% pada perdagangan Senin (10/11), mencapai posisi tertinggi dalam dua pekan terakhir. Mengutip laman MarketScreener, Selasa (11/11/2025), penguatan harga emas terjadi setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan pelemahan, sehingga memperbesar ekspektasi bahwa Federal Reserve akan kembali menurunkan suku bunga acuannya.
Harga emas dunia mencatatkan kenaikan sekitar 3% sepanjang hari Senin untuk menutup sesi perdagangan kemarin di dekat level tertingginya dalam dua pekan terakhir.
Harga emas dunia kembali melanjutkan tren penguatan pada awal pekan ini. Berdasarkan data dari Kitco, Senin (10/11/2025), harga emas spot tercatat naik 0,20% ke posisi US$ 4.072,44 per troy ons pada pukul 13.45 WIB.
Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY), yang mengukur kekuatan Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama dunia, tercatat menguat dan diperdagangkan di sekitar level 99,47 pada Senin pukul 13.40 WIB.
Harga Minyak Mentah West Texas Intermediate (WTI) terus mencatatkan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di kisaran $60,29 per barel pada Senin pukul 13.30 WIB.
Harga emas dunia menguat pada Jumat (7/11/2025), didorong oleh pelemahan dolar AS serta meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian akibat berlarutnya penutupan sebagian aktivitas pemerintahan AS (shutdown).
Harga emas dunia bergerak fluktuatif sepanjang hari Jumat sebelum mengakhiri sesi perdagangan dengan menguat ke atas level harga psikologis $4.000 per troy ons.
Harga emas dunia bergerak fluktuatif dalam rentang yang relatif terbatas sepanjang hari Kamis sebelum kemudian menutup sesi perdagangan tidak jauh di bawah level pembukaan harian.
Harga emas melonjak lebih dari 1% pada perdagangan Rabu (5/11/2025), seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven setelah rilis data ketenagakerjaan sektor swasta Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan