Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 3998.90 | High: 4116.39
Close: 4115.74 | Low: 3997.63
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 4076.59
R1: 4155.54 | S1: 4036.78
R2: 4195.35 | S2: 3957.83
R3: 4274.30 | S3: 3918.02
Daily Average: 86 poin
Harga emas dunia mencatatkan kenaikan sekitar 3% sepanjang hari Senin untuk menutup sesi perdagangan kemarin di dekat level tertingginya dalam dua pekan terakhir. Penguatan harga emas ditopang oleh pembelian yang dilakukan pelaku pasar setelah mencerna hasil data ekonomi yang dirilis pekan lalu dengan kesimpulan bahwa masih ada kemungkinan untuk pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve. CME FedWatch Tool kini memberikan probabilitas sebesar 64% untuk pemangkasan 25 basis poin di bulan Desember yang membuat aset non-bunga seperti logam mulia menjadi lebih menarik di mata investor. Sementara itu, Senat AS dikabarkan mulai bergerak untuk membuka kembali aktivitas pemerintah yang kini telah mengalami shutdown selama 40 hari. Berakhirnya shutdown akan membuka kembali akses terhadap data-data ekonomi penting yang sempat tertunda rilisnya.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4115 dan masih berpotensi melanjutkan tren bullish dengan area 4135 sebagai target kenaikan sekaligus level resistance terdekat. Break ke atas resistance tersebut akan menambah dorongan bullish dan menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4155 atau bahkan hingga area 4175. Di sisi lain, harga emas yang relatif tinggi pasca rally kemarin juga berpotensi menarik aksi profit taking yang berpotensi mengoreksinya turun menguji level support di area 4095. Break ke bawah support tersebut akan menambah tekanan bearish dan membawa harga emas melanjutkan penurunan menuju support yang lebih dalam di area 4075 atau bahkan hingga area 4055.
Bagikan Berita Ini