Harga emas dunia kembali melanjutkan tren penguatan pada awal pekan ini. Berdasarkan data dari Kitco, Senin (10/11/2025), harga emas spot tercatat naik 0,20% ke posisi US$ 4.072,44 per troy ons pada pukul 13.45 WIB. Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (7/11), harga emas juga ditutup menguat 0,6% ke level US$ 4.003,84 per troy ons.
Kenaikan harga emas tersebut terjadi di tengah langkah sejumlah bank sentral dunia yang terus menambah kepemilikan logam mulia sebagai bagian dari diversifikasi cadangan mereka. Salah satu di antaranya adalah China, yang kembali meningkatkan cadangan emasnya pada Oktober 2025.
Cadangan emas murni China naik menjadi 74,09 juta troy ons pada akhir Oktober 2025, dari 74,06 juta troy ons pada bulan sebelumnya.
Para analis memperkirakan harga emas masih berpotensi melanjutkan penguatan, seiring pembelian berkelanjutan oleh bank-bank sentral, ketidakpastian akibat penutupan pemerintah AS, serta memanasnya ketegangan perdagangan antara AS dan China. Selain itu, situasi geopolitik di kawasan Eropa turut menambah daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Di tengah tekanan harga logam mulia di pasar global, bank-bank sentral dunia justru memanfaatkan momentum ini untuk menambah cadangan, menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Sumber: Investor.id
Bagikan Berita Ini