• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu setelah pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve masih membuka peluang penurunan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Pelemahan indeks dolar AS serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik turut mendorong minat investor terhadap aset safe haven seperti emas. Secara teknikal, emas berhasil ditutup menguat di dekat level tertinggi harian setelah sempat menyentuh area 4722. Momentum bullish masih cukup kuat selama harga bertahan di atas area support 4583. Pelaku pasar hari ini akan mencermati data ekonomi AS yang dapat memengaruhi arah pergerakan dolar dan kebijakan The Fed. Potensi pergerakan emas hari ini berada di kisaran support 4583 – 4476 dan resistance 4760 – 4829.

Blog Photo

mas Rebound dari Level Terendah, Namun Tekanan Bearish Masih Mendominasi

Harga emas dunia menguat pada perdagangan Selasa setelah memantul dari level terendah satu bulan. Penurunan harga minyak akibat dimulainya operasi “Project Freedom” oleh Amerika Serikat di Selat Hormuz mendorong minat beli (bargain hunting) pada logam mulia. Data ekonomi AS yang menunjukkan pelemahan di sektor jasa serta penurunan jumlah lowongan kerja turut menopang kenaikan emas. Meski demikian, pada perdagangan pagi ini emas dibuka di kisaran $4558 dan masih berada dalam tekanan bearish di bawah level pivot. Support terdekat berada di area 4535, dengan potensi penurunan lanjutan ke 4518 hingga 4500 jika tekanan berlanjut. Sementara itu, resistance di 4572 menjadi kunci pembalikan arah. Jika berhasil ditembus, emas berpeluang melanjutkan penguatan ke 4591 hingga 4608. Fokus pasar hari ini tertuju pada data tenaga kerja sektor swasta AS sebagai petunjuk awal menjelang rilis data tenaga kerja utama pada Jumat.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup menguat tipis pada perdagangan sebelumnya setelah bergerak fluktuatif dalam rentang yang cukup lebar. Emas sempat menyentuh level tertinggi di 4586.35 sebelum akhirnya ditutup di 4557.42, menunjukkan masih adanya tarik ulur antara buyer dan seller di pasar. Untuk perdagangan hari ini, level pivot berada di 4552.43. Selama harga bergerak di atas area tersebut, peluang penguatan masih terbuka dengan target resistance di 4591.34 hingga 4625.26. Namun jika harga kembali tertekan dan turun di bawah pivot, emas berpotensi melemah menuju support 4518.51, bahkan bisa berlanjut ke 4479.60. Dengan rata-rata pergerakan harian mencapai 103 poin, volatilitas emas masih tergolong tinggi. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati pergerakan di area kunci sebagai acuan pengambilan keputusan trading.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia melemah tajam pada perdagangan sebelumnya, ditutup di level 4523.69 setelah sempat menyentuh low di 4500.69. Tekanan jual masih mendominasi pasar seiring sentimen suku bunga tinggi dan penguatan dolar AS yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Memasuki sesi Selasa pagi, pergerakan emas masih berada dalam bias bearish dengan pivot di 4551.19 sebagai batas penentu arah. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan turun masih berpotensi berlanjut dengan target terdekat di support 4473.19, dan jika ditembus dapat membuka peluang penurunan lebih lanjut ke 4422.69 hingga 4344.69. Namun, jika harga mampu kembali naik dan bertahan di atas pivot 4551.19, maka peluang rebound mulai terbuka dengan target kenaikan menuju resistance 4601.69, dan berlanjut ke 4679.69 hingga 4730.19. Pergerakan harian diperkirakan tetap aktif dengan rata-rata volatilitas mencapai 124 poin.

Blog Photo

Emas Anjlok 2% di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Kebijakan Donald Trump Picu Tekanan Pasar

Harga emas dunia melemah sekitar 2% pada perdagangan Senin, tertekan kenaikan harga minyak yang kembali menembus $100 per barel di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kebijakan Presiden AS Donald Trump melalui “Project Freedom” untuk mengawal kapal di Selat Hormuz memicu respons keras dari Iran, sehingga memperbesar kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi global. Kondisi ini mendorong bank sentral tetap mempertahankan suku bunga tinggi, yang pada akhirnya mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-bunga. Secara teknikal, emas dibuka di kisaran $4523 dan masih berpotensi melanjutkan tren bearish. Level $4500 menjadi support terdekat, dengan potensi penurunan lanjutan ke $4475 hingga $4450 jika tekanan berlanjut. Namun, jika harga mampu menembus resistance di area $4551, peluang rebound terbuka dengan target kenaikan ke $4575 hingga $4600.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia mengawali perdagangan awal pekan dengan pergerakan terbatas setelah ditutup melemah pada sesi sebelumnya. Emas tercatat dibuka di level 4628.96, sempat menyentuh level tertinggi di 4660.06, dan ditutup di 4609.81, mendekati area pivot harian. Secara teknikal, pergerakan emas saat ini berada di sekitar level pivot 4610.20 yang menjadi penentu arah jangka pendek. Jika harga mampu bertahan dan menembus resistance di 4660.21, maka peluang penguatan menuju 4710.61 hingga 4760.62 semakin terbuka. Sebaliknya, jika harga melemah dan menembus support di 4559.80, maka tekanan bearish berpotensi berlanjut ke 4509.79 hingga 4459.39. Dengan rata-rata pergerakan harian sebesar 111 poin, pasar diperkirakan masih akan bergerak dinamis mengikuti sentimen global dan rilis data ekonomi yang akan datang.

Blog Photo

Emas Awali Mei Melemah, Data Tenaga Kerja AS Jadi Penentu Arah Pasar

Harga emas dunia mengawali bulan Mei dengan penurunan tipis setelah bergerak terbatas di tengah rendahnya volatilitas pasar akibat libur Hari Buruh di sejumlah negara. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah, khususnya belum tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Fokus pasar pekan ini beralih ke rilis data ekonomi Amerika Serikat, terutama sektor tenaga kerja yang diperkirakan mengalami perlambatan. Kondisi ini berpotensi menekan indeks dolar AS dan memberikan ruang bagi penguatan harga emas. Secara teknikal, emas dibuka di kisaran $4623 per troy ons dengan bias bullish jangka pendek. Resistance terdekat berada di area 4635, dengan potensi kenaikan lanjutan menuju 4660 hingga 4695. Sementara itu, support berada di 4585, di mana penembusan ke bawah level tersebut dapat membuka peluang penurunan ke 4560 hingga 4535.

Blog Photo

Emas Terpuruk 3 Hari Beruntun, Suku Bunga Tinggi Tekan Harga ke Level Terendah Sebulan

Harga emas dunia kembali melemah untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan Rabu, sekaligus menyentuh level terendah dalam sebulan terakhir. Tekanan datang setelah hasil rapat FOMC menunjukkan bahwa bank sentral AS masih mempertahankan suku bunga di level tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global, terutama akibat konflik di Timur Tengah. Keputusan The Fed ini memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan suku bunga tinggi akan berlangsung lebih lama, bahkan berpotensi diikuti oleh bank sentral Inggris dan Eropa. Kondisi tersebut membuat emas sebagai aset non-bunga menjadi kurang diminati investor. Secara teknikal, emas dibuka di kisaran $4544 per troy ons dan masih berada dalam tren bearish. Level support di area 4510 menjadi kunci pergerakan hari ini—jika ditembus, harga berpotensi turun menuju 4480 hingga 4455. Namun, peluang rebound tetap terbuka jika terjadi aksi beli di harga rendah, dengan potensi kenaikan menuju resistance 4475 hingga 4600.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Rabu setelah gagal bertahan di atas level psikologis 4600. Tekanan datang dari sikap bank sentral AS yang masih mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-bunga. Secara teknikal, emas dibuka di 4599.37 dan ditutup turun ke 4543.44, mendekati level terendah harian di 4510.10. Pergerakan saat ini masih berada di bawah pivot 4554.46, mengindikasikan bias bearish dalam jangka pendek. Jika tekanan berlanjut, harga berpotensi menguji support di 4499, dengan peluang penurunan lebih lanjut ke 4454 hingga 4399. Namun, jika terjadi rebound, emas perlu menembus resistance 4598 untuk membuka peluang kenaikan ke area 4654 hingga 4698.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Rabu setelah gagal bertahan di atas level psikologis 4600. Tekanan datang dari sikap bank sentral AS yang masih mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-bunga. Secara teknikal, emas dibuka di 4599.37 dan ditutup turun ke 4543.44, mendekati level terendah harian di 4510.10. Pergerakan saat ini masih berada di bawah pivot 4554.46, mengindikasikan bias bearish dalam jangka pendek. Jika tekanan berlanjut, harga berpotensi menguji support di 4499, dengan peluang penurunan lebih lanjut ke 4454 hingga 4399. Namun, jika terjadi rebound, emas perlu menembus resistance 4598 untuk membuka peluang kenaikan ke area 4654 hingga 4698.

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?