• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas masih bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan Kamis pagi. Pada sesi sebelumnya, emas dibuka di level $5.097,73 per troy ons, sempat menyentuh level tertinggi di $5.205,89 dan terendah di $5.084,22, sebelum akhirnya ditutup di $5.141,06. Secara teknikal, level pivot hari ini berada di area $5.143,72. Selama harga bergerak di atas level tersebut, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance di $5.203 hingga $5.265. Namun jika harga bergerak di bawah pivot, tekanan jual berpotensi membawa emas turun menguji support di area $5.081 hingga $5.022. Dengan rata-rata pergerakan harian sekitar 162 poin, pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen global dan data ekonomi yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan emas selanjutnya.

Blog Photo

Diburu Investor! Emas Berpotensi Lanjutkan Rally di Atas 5.175

Harga emas dunia menguat pada Rabu didukung permintaan safe haven di tengah konflik militer di Timur Tengah. Namun penguatan masih terbatas akibat indeks Dollar AS yang naik setelah data ekonomi menunjukkan penambahan 63.000 pekerja sektor swasta dan peningkatan aktivitas jasa. Pasar kini menanti rilis klaim pengangguran serta data Non-Farm Payrolls pada Jumat. Secara teknikal, emas dibuka di sekitar $5.146 per troy ons dengan bias bullish di atas pivot harian. Target terdekat berada di 5.175, dengan potensi lanjut ke 5.200–5.225 jika tembus. Sebaliknya, jika turun di bawah pivot, harga berisiko melemah ke 5.125, lalu 5.100 hingga 5.075.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Rabu, 4 Maret 2026 – 07:00 WIB Harga emas dunia mengalami tekanan tajam pada perdagangan sebelumnya setelah ditutup melemah signifikan di level 5088.14, turun jauh dari pembukaan di 5324.44. Bahkan, emas sempat menyentuh level terendah harian di 4996.03 sebelum akhirnya rebound tipis menjelang penutupan. Dengan rentang pergerakan mencapai 228 poin, volatilitas pasar terbilang tinggi. Untuk perdagangan hari ini, level pivot berada di 5154.62 yang menjadi kunci arah pergerakan selanjutnya. Jika harga mampu bertahan dan menembus area tersebut, potensi kenaikan dapat mengarah ke resistance 5313.20 hingga 5538.27. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali mendominasi dan harga bergerak di bawah 4929.55, emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 4770.97 bahkan 4545.90.

Blog Photo

Profit Taking Tekan Harga Emas, Pasar Waspadai Data NFP AS

Harga emas dunia anjlok lebih dari 4% pada perdagangan Selasa dan sempat menyentuh level terendah dalam sepekan. Penurunan ini dipicu aksi profit taking di tengah penguatan signifikan Indeks Dolar AS yang mencapai level tertinggi sejak akhir November. Pelaku pasar melepas aset safe haven untuk beralih ke Dollar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik antara AS, Israel, dan Iran. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran $5.097 per troy ons dan mencoba rebound setelah sempat turun di bawah level psikologis $5.000. Level pivot di $5.154 menjadi target kenaikan terdekat. Jika mampu menembus area tersebut, harga berpotensi menguat menuju $5.175 hingga $5.200. Namun, jika turun di bawah support $5.075, tekanan bearish bisa berlanjut dengan target pelemahan ke area $5.050 hingga $5.025. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis data tenaga kerja AS, terutama laporan Non-Farm Payrolls yang dijadwalkan pada hari Jumat.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas mengalami tekanan signifikan pada perdagangan sebelumnya setelah sempat menyentuh level tertinggi di 5.419,13 sebelum akhirnya ditutup melemah di 5.321,80. Pergerakan ini menunjukkan aksi ambil untung cukup kuat setelah reli tajam yang terjadi sebelumnya. Untuk perdagangan Selasa (3/3), harga emas bergerak di sekitar level pivot 5.333,81. Secara teknikal, area ini menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya. Jika harga mampu bertahan dan menembus resistance 5.407,12, peluang penguatan menuju 5.492,43 hingga 5.565,74 masih terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan harga turun di bawah 5.248,50, maka potensi pelemahan dapat berlanjut ke area 5.175,19 bahkan hingga 5.089,88. Dengan rata-rata pergerakan harian mencapai 151 poin, volatilitas emas diperkirakan tetap tinggi sehingga pelaku pasar perlu mewaspadai potensi breakout signifikan di kedua arah.

Blog Photo

Geopolitik Memanas, Emas Menguat! Tapi Dolar Jadi Penghambat

Harga emas dunia sempat menyentuh level tertinggi dalam lima pekan terakhir, namun terkoreksi dan ditutup di bawah $5.400 per troy ons. Kenaikan sebelumnya dipicu oleh meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik setelah aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Namun, penguatan dolar AS—didukung data sektor manufaktur yang positif—memberikan tekanan pada harga emas. Pekan ini, pasar akan fokus pada perkembangan konflik Timur Tengah serta rilis data tenaga kerja AS. Secara teknikal, emas dibuka di sekitar $5.324 dan bergerak netral di dekat pivot 5.334. Resistance terdekat berada di 5.370; jika ditembus, harga berpotensi naik ke area 5.400 hingga 5.430. Sebaliknya, support kunci di 5.300; jika tembus, harga bisa turun ke 5.270 bahkan 5.240.

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas mengawali pekan dengan performa solid setelah ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Emas dibuka di level 5185.34 dan berhasil ditutup di 5263.01, mendekati level tertinggi harian di 5265.27. Sementara itu, level terendah tercatat di 5166.78. Secara teknikal, harga kini bergerak di atas pivot 5231.69 yang membuka peluang kelanjutan tren bullish dalam jangka pendek. Resistance terdekat berada di 5296.59, dengan potensi penguatan lanjutan menuju 5330.18 hingga 5395.08 apabila momentum beli tetap terjaga. Di sisi lain, support terdekat berada di 5198.10. Jika harga terkoreksi dan menembus area tersebut, tekanan jual dapat membawa emas turun ke kisaran 5133.20 hingga 5099.61. Dengan rata-rata pergerakan harian mencapai 136 poin, volatilitas pasar masih cukup tinggi sehingga pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap potensi breakout maupun koreksi teknikal di awal pekan ini.

Blog Photo

Indeks Dolar Melemah Tipis, Jelang Rilis Data IHP AS

Indeks Dolar AS (DXY) melemah tipis ke sekitar 97,69 pada Jumat siang, dengan pelaku pasar menanti rilis data Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang diperkirakan menunjukkan perlambatan inflasi grosir menjadi 0,3% MoM. Data ini akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Dolar AS tertekan oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan setelah Donald Trump mengumumkan rencana tarif impor 15%, menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan rezim tarif sebelumnya. Namun, potensi eskalasi geopolitik dengan Iran dapat menopang USD melalui permintaan safe haven. Di sisi lain, perundingan nuklir masih berlanjut. Menlu Iran Abbas Araqchi menyebut pembicaraan terbaru cukup substansial, meski sumber AS menilai belum memuaskan. Negosiasi akan dilanjutkan, dengan pertemuan teknis dijadwalkan di Wina pekan depan.

Blog Photo

Perang Timur Tengah Meletus! Operasi Militer AS–Israel Picu Lonjakan Emas & Gelombang Risk-Off Global

Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya operasi militer besar-besaran terhadap Iran, menyusul serangan pre-emptive Israel ke Teheran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan serangan tersebut untuk menghilangkan “ancaman eksistensial”. Iran dilaporkan meluncurkan serangan balasan, sementara Israel menetapkan keadaan darurat. Ketegangan ini diperkirakan memicu gelombang risk-off di pasar global awal pekan, mendorong lonjakan aset safe haven seperti emas, minyak, Dolar AS, Yen Jepang, dan Franc Swiss, serta berpotensi menekan

Blog Photo

Gold Analysis Report

Harga emas ditutup menguat tipis pada perdagangan sebelumnya setelah bergerak dalam rentang yang cukup lebar. Emas dibuka di level 5142.49, sempat menyentuh level tertinggi 5217.46 dan terendah 5122.85, sebelum akhirnya ditutup di 5164.80. Pergerakan ini menunjukkan adanya tarik-menarik antara buyer dan seller di area resistance terdekat. Secara teknikal, level Pivot berada di 5168.37 yang menjadi acuan pergerakan hari ini. Selama harga bergerak di atas area pivot, peluang penguatan masih terbuka menuju resistance 5213.89 hingga 5262.98. Jika momentum beli berlanjut dan mampu menembus resistance kuat di 5308.50, tren bullish berpotensi berlanjut. Namun, apabila harga bergerak di bawah pivot, tekanan jual dapat membawa emas menguji support di 5119.28 hingga 5073.76. Penembusan di bawah 5024.67 akan membuka peluang koreksi yang lebih dalam. Dengan rata-rata pergerakan harian (daily average) sebesar 156 poin, volatilitas emas masih tergolong tinggi sehingga pelaku pasar perlu memperhatikan manajemen risiko dan konfirmasi arah sebelum mengambil keputusan transaksi.

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?