Harga emas dunia terkoreksi turun menjauhi level tertingginya dalam enam pekan pada hari Selasa, namun masih mampu mengakhiri sesi perdagangan di atas harga $4.200 per troy ons.
Harga emas kembali menguat dan mencapai level tertinggi dalam enam minggu pada perdagangan Senin (1/12/2025). Kenaikan ini dipicu meningkatnya keyakinan pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) serta pelemahan dolar.
Harga emas dunia mengawali bulan Desember dengan menyentuh level tertingginya dalam enam pekan terakhir meski kemudian sedikit terkoreksi turun untuk menutup hari Senin tidak jauh di atas level pembukaan harian.
Pasar keuangan memulai pekan sekaligus bulan Desember dengan sikap berhati-hati. Indeks saham berjangka AS turun antara 0,5% hingga 1% pada Senin pagi waktu Eropa. Pada paruh kedua hari, perhatian pasar akan tertuju pada rilis PMI Manufaktur ISM untuk periode November.
Harga emas kembali mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Jumat (28/11/2025), mendekati level tertinggi dalam dua minggu terakhir.
Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Jumat di dekat level tertingginya dalam dua pekan sekaligus mengakhiri bulan November dengan mencatat kenaikan untuk empat bulan beruntun.
Harga emas mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis (27/11/2025), setelah sehari sebelumnya sempat menembus level tertinggi dalam hampir dua minggu. Penurunan ini terjadi karena pelaku pasar kembali mengevaluasi kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember.
Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Kamis dengan penurunan tipis di bawah level pembukaan harian setelah diperdagangkan dalam rentang terbatas. Libur Thanksgiving di AS membuat pasar keuangan dan komoditi bergerak dalam volatilitas rendah pada hari Kamis dan kemungkinan akan berlanjut di hari Jumat.
Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada Rabu, mencatat kenaikan empat hari beruntun. Penguatan ini terjadi setelah Biro Statistik Australia (ABS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan “lengkap” pertama, yang naik 3,8% secara tahunan pada Oktober—melampaui proyeksi pasar 3,6% dan hasil bulan sebelumnya sebesar 3,5%.
Harga emas melemah pada perdagangan Selasa (25/11/2025), setelah data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan kembali memperkuat keyakinan bahwa The Fed kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga acuannya pada Desember.