Harga Emas Anjlok, Tekanan Bearish Masih Mendominasi Harga emas dunia ditutup melemah tajam pada perdagangan sebelumnya setelah turun dari level US$4.138 ke US$4.049 per troy ons. Pelemahan ini mencerminkan masih kuatnya tekanan jual di pasar menjelang rilis sentimen ekonomi penting. Pada perdagangan hari ini, level pivot berada di US$4.076. Selama harga bergerak di bawah area tersebut, potensi penurunan masih terbuka menuju support US$4.012 hingga US$3.975. Sebaliknya, jika mampu kembali menembus US$4.113, emas berpeluang melanjutkan rebound menuju area US$4.177.
arga Emas Terkoreksi Lebih dari 2%, Tekanan Bearish Kembali Menguat Harga emas dunia ditutup melemah lebih dari 2% pada perdagangan Kamis setelah kenaikan harga minyak di atas US$90 per barel memicu kekhawatiran inflasi global. Penguatan minyak dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah usai serangan terhadap kapal tanker di Selat Bab al-Mandeb. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.050 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bearish. Area 4.034 menjadi support terdekat, sementara 4.066 menjadi resistance yang perlu ditembus untuk membuka peluang penguatan kembali menuju 4.083–4.100.
Harga Emas Anjlok, Bias Bearish Masih Mendominasi Harga emas dunia ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis setelah turun dari US$4.138,11 ke US$4.049,25 per troy ons. Tekanan jual masih mendominasi sehingga emas ditutup di dekat level terendah harian. Pada perdagangan pagi ini, harga emas diperkirakan masih bergerak dalam bias bearish. Area 4.012 menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan, sementara 4.113 menjadi resistance awal. Selama harga bertahan di bawah level pivot 4.076, potensi pelemahan menuju 3.976 hingga area psikologis 3.900 masih terbuka.
Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Sepekan Harga emas dunia menguat ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan, didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketegangan AS-Iran dan ketidakpastian ekonomi global. Kenaikan harga minyak akibat konflik di Selat Hormuz turut meningkatkan kekhawatiran inflasi. Meski demikian, pada perdagangan pagi ini emas terkoreksi dan bergerak di bawah level pivot harian. Pelaku pasar kini menantikan apakah harga mampu menembus resistance di area US$4.150 untuk melanjutkan tren bullish, atau justru melemah menuju area support US$4.105.
Harga Emas Menguat, Waspadai Koreksi di Bawah Pivot Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Rabu setelah sempat menyentuh level US$4.165,85 per troy ons, didukung meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Meski demikian, pergerakan pagi ini masih berada di sekitar pivot 4.124, sehingga pasar berpotensi mengalami konsolidasi. Selama harga bertahan di atas support 4.082, peluang rebound masih terbuka menuju resistance 4.172. Sebaliknya, jika menembus support tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut ke area 4.035.
Harga emas dunia naik lebih dari 1% pada perdagangan Selasa, didorong aksi bargain hunting dan meningkatnya permintaan aset safe haven setelah AS mengumumkan tarif 50% untuk impor dari Kanada. Namun, penguatan emas masih dibatasi oleh menguatnya indeks dolar AS dan kenaikan harga minyak akibat konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.079 per troy ons dan masih bergerak dalam bias bullish. Selama bertahan di atas US$4.060, harga berpeluang menguji resistance US$4.100, dengan target lanjutan di US$4.120–4.140. Sebaliknya, jika turun di bawah US$4.060, tekanan bearish berpotensi membawa emas kembali ke area US$4.040–4.020.
Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya setelah berhasil bertahan di atas level psikologis US$4.000 dan ditutup di US$4.077,56 per troy ons. Sentimen positif masih mendukung pergerakan emas di tengah tingginya permintaan aset safe haven. Pada perdagangan hari ini, emas diperkirakan masih bergerak dalam bias bullish selama bertahan di atas pivot US$4.054,74. Jika mampu menembus resistance US$4.109,94, harga berpeluang melanjutkan penguatan menuju US$4.142,32. Sebaliknya, apabila turun di bawah support US$4.022,36, tekanan jual berpotensi membawa emas menguji area US$3.967,16.
Harga emas dunia ditutup relatif datar setelah bergerak dalam rentang sempit sepanjang perdagangan kemarin. Aksi bargain hunting menahan pelemahan, namun kenaikan harga minyak akibat konflik AS-Iran di Selat Hormuz masih membatasi penguatan emas. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran US$4.009 per troy ons dan masih menunjukkan bias bearish. Selama harga bertahan di bawah area 4.025, potensi pelemahan menuju 3.980–3.965 masih terbuka. Sebaliknya, jika mampu menembus 4.025, emas berpeluang menguat ke area 4.040–4.055. Minimnya data ekonomi AS pekan ini diperkirakan membuat pergerakan emas masih cenderung sideways.
Harga emas dunia ditutup nyaris tidak berubah pada perdagangan sebelumnya setelah bergerak di kisaran US$3.982–4.040 per troy ons. Minimnya sentimen baru membuat pergerakan emas masih cenderung terbatas. Pada perdagangan hari ini, emas diperkirakan bergerak dengan bias bearish selama berada di bawah pivot 4.010. Support terdekat berada di 3.980, dengan potensi pelemahan lanjutan ke 3.952 jika tekanan jual meningkat. Sementara itu, penguatan baru akan mendapat konfirmasi apabila harga mampu menembus resistance 4.038, yang membuka peluang kenaikan menuju 4.068.
Harga Emas Rebound Tipis, Sentimen Bearish Masih Mendominasi Harga emas dunia berhasil rebound dari level terendah dalam dua pekan dan ditutup kembali di atas US$4.000 per troy ons pada akhir perdagangan pekan lalu. Namun, penguatan tersebut masih terbatas akibat menguatnya indeks Dollar AS serta kenaikan harga minyak dunia yang dipicu berlanjutnya konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di sekitar US$4.006 per troy ons dan kembali bergerak melemah di bawah level psikologis US$4.000. Selama harga masih berada di bawah area US$4.020, tekanan bearish diperkirakan tetap mendominasi dengan target pelemahan menuju US$3.980 hingga US$3.940. Sementara itu, penembusan di atas US$4.020 berpotensi membuka peluang kenaikan menuju US$4.040–US$4.060.