• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Tertahan di Bawah $4.100, Pasar Menanti Rilis Data NFP AS

Harga emas dunia melanjutkan tren kenaikan untuk menyentuh level tertingginya dalam dua pekan pada hari Kamis, meski kemudian sedikit terkoreksi turun menjelang akhir sesi perdagangan kemarin. Kenaikan harga emas masih ditopang oleh euforia hasil pemilu AS di mana Partai Demokrat menyapu bersih posisi mayoritas di Kongres dan juga Senat. Meski demikian, penguatan logam mulia kemarin relatif terbatasi oleh kembali menguatnya harga minyak dunia ke atas $90 per barel akibat berita adanya serangan terhadap dua kapal tanker di Selat Hormuz. Perhatian pelaku pasar hari ini akan tertuju pada rilis data Non-Farm Payrolls yang akan menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja AS. Hasil data yang lebih baik dari ekspektasi akan memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga dan berpotensi melemahkan harga emas.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4087 per troy ons dan menunjukkan bias bearish untuk jangka pendek dengan bergerak di bawah level pivot harian. Area 4070 berpotensi menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4053 atau bahkan hingga area 4036. Skenario bearish ini bisa digagalkan jika harga emas mampu menguat dan mengatasi level resistance kunci di area 4100. Pergerakan stabil di atas area kunci tersebut akan menopang harga emas untuk melanjutkan kenaikan mengincar target yang lebih tinggi di area 4117 atau bahkan hingga area 4134.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?