Harga emas dunia menguat tajam sebesar 3% lebih dan menutup sesi perdagangan hari Rabu dengan kembali ke atas $4.000 per troy ons ditopang oleh melemahnya indeks Dollar AS merespon hasil pemilu tengah periode di Amerika Serikat. Hasil penghitungan suara kemarin menunjukkan bahwa Partai Demokrat berhasil mengambil alih mayoritas baik di Kongres maupun di Senat untuk dua tahun ke depan. Kemenangan Demokrat ini berpotensi membatasi kebijakan Presiden Donald Trump dan diharapkan bisa mengakhiri konflik dengan Iran yang membuat harga minyak naik terlalu tinggi. Meski demikian, hasil pemilu tersebut tidak akan langsung mempengaruhi kebijakan ekonomi dari Federal Reserve dan pelaku pasar masih perlu memantau data-data ekonomi seperti Non-Farm Payrolls pada hari Jumat.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4064 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bullish ditopang oleh euforia hasil pemilu tengah periode di Amerika Serikat. Area 4083 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus dapat menopang kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4102 atau bahkan hingga area 4121. Namun di sisi lain, rally harga emas kemarin juga bisa menarik aksi profit taking yang berpotensi mengoreksinya turun menguji level support di area 4045. Break ke bawah support tersebut akan mengubah bias pergerakan jangka pendek ke arah bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4026 atau bahkan hingga area 4007.
Bagikan Berita Ini