• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Harga Emas Tertekan, Kekhawatiran Inflasi dan Potensi Kenaikan Suku Bunga Fed Membayangi

Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Rabu dengan penguatan tipis di atas level pembukaan harian berkat keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuan di angka 4,00%. Meski tidak mengubah level suku bunga, namun Fed juga mengakui bahwa laju inflasi masih cukup tinggi dan aktivitas ekonomi masih berada di level yang cukup stabil. Pernyataan tersebut membuka pintu untuk peluang akan adanya kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat moneter berikutnya di bulan Desember. Sementara itu, belum adanya kejelasan mengenai situasi di Timur Tengah membuat harga minyak dunia kembali ke atas $100 per barrel dan menambah kecemasan investor terhadap laju inflasi global. Akibatnya, permintaan terhadap non-bunga seperti logam mulia menjadi berkurang dan membatasi kenaikan harga emas.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4067 per troy ons dan saat analisis ini ditulis tampak terkoreksi turun menguji level support terdekat di area 4055. Jika level support tersebut ditembus, maka harga emas akan mendapat tekanan bearish tambahan yang berpotensi membawanya turun menuju level support yang lebih dalam di area 4043 atau bahkan hingga area 4031. Namun jika mampu memantul naik dari level support tersebut, maka harga emas berpotensi menguat dan menguji level resistance di area 4079. Break ke atas area 4079 akan menopang berlanjutnya tren bullish dengan potensi kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4091 atau bahkan hingga area 4103.
 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?