• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Fluktuatif, Ketegangan Amerika Serikat–Iran Kembali Memanas Tekan Sentimen Pasar

Harga emas dunia menguat ke level tertingginya dalam sebulan terakhir pada sesi perdagangan hari Jumat ditopang oleh pengumuman bahwa Presiden AS Donald Trump akan membuka kembali blokade Selat Hormuz. Pengumuman tersebut menekan harga minyak turun ke level terendahnya dalam lima pekan terakhir dan memberi kesempatan pelaku pasar untuk berpindah ke aset lain seperti logam mulia. Meski demikian, situasi di Timur Tengah sepanjang libur pasar akhir pekan terlihat cukup mengkhawatirkan dengan AS dan Iran saling melempar tuduhan pelanggaran gencatan senjata. Sementara itu, pelaku pasar pekan ini juga perlu memantau situasi ekonomi di Amerika Serikat dengan akan dirilisnya data penjualan ritel serta pidato dari calon Ketua Fed berikutnya yaitu Kevin Warsh.

Emas mengawali sesi perdagangan hari ini di kisaran harga $4773 per troy ons, menghapus kenaikan sepanjang hari Jumat akibat kembali memanasnya situasi di Timur Tengah sepanjang libur pasar akhir pekan. Saat analisis ini ditulis, harga emas terlihat mencoba menguji level resistance di area 4800. Jika mampu bergerak stabil di ares tersebut, maka harga emas berpeluang untuk melanjutkan kenaikan untuk mengincar kembali level resistance di area 4825 hingga area 4850. Di sisi bawahnya, area 4750 akan menjadi level support terdekat yang jika ditembus akan menggagalkan skenario bullish. Pergerakan di bawah area 4750 juga akan menambah tekanan bearish yang berpotensi membawa harga emas turun makin dalam menuju level support lanjutan di area 4725 atau bahkan hingga area 4700.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?