Gold Analysis
Rabu, 9 Agustus 2023, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1936.11 | High: 1937.90
Close: 1925.08 | Low: 1922.56
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1928.51
R1: 1934.47 | S1: 1919.13
R2: 1943.85 | S2: 1913.17
R3: 1949.81 | S3: 1903.79
Daily Average: 16 poin
Harga emas dunia melemah mendekati level terendahnya dalam sebulan terakhir seiring menguatnya indeks Dollar AS pada sesi perdagangan hari Selasa. Data ekonomi yang kemarin dirilis melaporkan adanya penurunan aktivitas ekspor-impor China yang dapat memberi efek negatif pada pertumbuhan ekonomi regional. Melambatnya pertumbuhan di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut mendorong investor untuk mencari perlindungan di aset safe haven dalam bentuk mata uang Dollar AS. Pelaku pasar juga masih menantikan data inflasi dari Amerika Serikat yang dirilis besok. Level inflasi yang tinggi akan memberi alasan bank sentral untuk melanjutkan kenaikan suku bunga sehingga makin meredupkan daya tarik aset non-bunga seperti logam mulia.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1925/troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bearish dengan area 1919 sebagai target penurunan berikutnya. Area tersebut juga akan menjadi level support terdekat yang jika ditembus dapat menekan harga emas menuju level support yang lebih dalam di area 1910 hingga ke dekat level harga psikologis 1900. Di sisi lain, harga emas yang relatif rendah dapat menarik aksi profit taking yang dapat menopangnya memantul naik ke atas level pivot harian dan menguji resistance di area 1934. Pergerakan di atas area 1934 akan mengubah bias pergerakan harga emas menjadi bullish dengan potensi kenaikan lebih tinggi mengincar area 1944.
Bagikan Berita Ini