• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Gold Analysis
Jumat, 4 Agustus 2023, 08:00 WIB

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1934.72 | High: 1938.76
Close: 1933.88 | Low: 1929.36

Support-Resistance hari ini
Pivot: 1934.00
R1: 1938.64 | S1: 1929.24
R2: 1943.40 | S2: 1924.60
R3: 1948.04 | S3: 1919.84
Daily Average: 19 poin

Harga emas dunia tertahan di dekat level terendahnya dalam tiga pekan terakhir setelah bergerak dengan rentang sempit sepanjang sesi perdagangan hari Kamis. Data ekonomi yang kemarin dirilis melaporkan kenaikan suku bunga lanjutan oleh bank sentral Inggris serta melambatnya pertumbuhan aktivitas bisnis untuk sektor jasa di Amerika Serikat. Data-data tersebut tidak banyak mempengaruhi pasar emas karena pelaku pasar tengah menunggu data tenaga kerja AS yang akan dirilis pada hari Jumat ini. Kondisi pasar tenaga kerja AS merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kebijakan bank sentral Federal Reserve terutama dalam hal perubahan angka suku bunga acuan.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1934/troy ons dan berpotensi memantul naik setelah kemarin membentuk spinning top candlestick di level terendahnya dalam tiga pekan. Pergerakan stabil di atas area resistance 1939 akan mengonfirmasi skenario bullish dan mendorong harga emas naik mengincar level resistance berikutnya di area kunci 1950. Sebaliknya, pergerakan di bawah area support 1929 akan menggagalkan skenario bullish dan menekan harga emas turun lebih dalam menuju level support di area 1920. Data tenaga kerja AS yang akan dirilis nanti malam berpotensi menjadi faktor penggerak utama di pasar emas bahkan hingga beberapa hari ke depan.

Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
19:30 WIB: US Non-Farm Employment Change
Previous: 209K | Forecast: 205K
19:0 WIB: US Average Hourly Earnings
Previous: 0.4% | Forecast: 0.3%
19:30 WIB: US Unemployment Rate
Previous: 3.6% | Forecast: 3.6%

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?