Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1957.11 | High: 1970.71
Close: 1943.35 | Low: 1939.85
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1951.30
R1: 1962.76 | S1: 1931.90
R2: 1982.16 | S2: 1920.44
R3: 1993.62 | S3: 1901.04
Daily Average: 21 poin
Harga emas dunia tergelincir dan menutup sesi perdagangan hari Selasa dengan penurunan seiring naiknya imbal hasil obligasi AS yang membuat aset non-bunga seperti logam mulia menjadi kurang menarik di mata investor. Meski demikian, harga emas masih terhindar dari penurunan terlalu dalam berkat melemahnya Dollar AS pasca rilis data indeks harga konsumen kemarin. Data tersebut melaporkan bahwa laju inflasi di AS mulai melambat dengan inflasi tahunan berada di angka 4,0% yang merupakan level terendahnya dalam dua tahun terakhir. Dengan adanya data tersebut, pelaku pasar kini semakin yakin bahwa Federal Reserve akan menahan tingkat suku bunga di angka 5,25% pada rapat moneternya hari ini.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1943/troy ons dan tampak masih mampu bertahan di atas indikator Moving Average 100-hari yang telah menjadi support kunci dalam tiga pekan terakhir. Secara teknikal, harga emas kini berada di level yang menarik untuk aksi bargain hunting dari pelaku pasar yang dapat menopang rebound dengan level pivot harian 1951 menjadi target kenaikan terdekat. Break ke atas level pivot harian akan mendorong harga emas untuk melanjutkan kenaikan mengincar level resistance di area 1963. Di sisi lain, harga emas belum benar-benar lepas dari tekanan bearish dan masih berpotensi turun menguji level support di area 1932. Break ke bawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan yang dapat membawa harga emas turun lebih dalam hingga level support di area 1920.
Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
19:30 WIB: US PPI m/m
Previous: 0.2% | Forecast: -0.1%
19:30 WIB: US Core PPI m/m
Previous: 0.2% | Forecast: 0.2%
01:00 WIB: US Federal Funds Rate
Previous: 5.25% | Forecast: 5.25%
Bagikan Berita Ini