Gold Analysis
Jumat, 9 Juni 2023, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1940.12 | High: 1970.29
Close: 1965.35 | Low: 1939.48
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1958.37
R1: 1977.27 | S1: 1946.46
R2: 1989.18 | S2: 1927.56
R3: 2008.08 | S3: 1815.65
Daily Average: 27 poin
Harga emas dunia menguat sebesar 1% sepanjang hari Kamis seiring melemahnya indeks Dollar dan imbal hasil obligasi AS akibat data ekonomi yang mengecewakan. Data yang kemarin dirilis melaporkan bahwa jumlah klaim pengangguran di AS sepanjang pekan lalu naik mendekati angka tertingginya dalam sebulan terakhir. Laporan tersebut menunjukkan melambatnya pertumbuhan di sektor tenaga kerja di tengah kekhawatiran akan adanya resesi. Hasil data tersebut memperkuat opini bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga pada rapat moneternya pekan depan. Terhentinya laju kenaikan suku bunga AS akan memberi kesempatan pada aset-aset non-bunga seperti logam mulia untuk kembali diminati oleh investor.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1965/troy ons dan berada dalam bias bullish jangka pendek melihat posisinya yang kini berada di atas indikator Moving Average 100 di timeframe 4 jam. Area 1975 akan menjadi target kenaikan terdekat sekaligus level resistance yang perlu diatasi harga emas untuk melanjutkan bullish mengincar resistance yang lebih tinggi di area kunci 1985. Skenario bullish ini akan valid selama harga emas mampu bertahan di atas area 1954 yang menjadi support terdekatnya hari ini. Break ke bawah area 1955 akan mengembalikan tekanan bearish terhadap harga emas yang dapat membawanya turun sekali lagi ke level support di area 1945.
Bagikan Berita Ini