Gold Analysis
Kamis, 11 Agustus 2022, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1794.93 | High: 1807.72
Close: 1791.98 | Low: 1787.41
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1795.70
R1: 1804.00 | S1: 1783.69
R2: 1816.01 | S2: 1775.39
R3: 1824.31 | S3: 1763.38
Daily Average: 23 poin
Harga emas mencatatkan level tertinggi baru dalam sebulan terakhir pada hari Rabu sebelum kemudian berbalik melemah dan menutup sesi perdagangan di bawah level pembukaan harian. Data ekonomi yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat melaporkan bahwa indeks harga di tingkat konsumen nyaris tidak mengalami kenaikan sepanjang bulan lalu. Data tersebut memperkuat spekulasi bahwa puncak inflasi telah terlewati dan Fed mungkin akan mulai memperlambat laju kenaikan suku bunga. Meski demikian, harga emas gagal memanfaatkan momentum dari melemahnya Dollar AS pasca rilis data akibat tekanan dari komentar hawkish pejabat bank sentral AS beberapa waktu kemudian. Charles Evans dari Fed Chicago dan Neel Kashkari dari Fed Minneapolis berpendapat bahwa bank sentral AS masih perlu menargetkan suku bunga di atas 4% sebelum akhir tahun untuk melawan inflasi.
Emas pada perdagangan pagi ini dibuka di kisaran harga $1.792/ons dan kini berpotensi mengalami bearish reversal setelah kedua kalinya gagal mengatasi level psikologis 1800. Area 1785 akan menjadi target penurunan terdekat sekaligus level support yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam menuju support lanjutan di area 1775. Sedangkan di sisi atasnya, harga emas perlu mengatasi level pivot harian 1795 untuk mengembalikan momentum bullish sebelum mencoba mengincar area resistance kunci 1805 di atas level psikologis. Pergerakan stabil di atas area 1805 akan mengonfirmasi tren bullish lanjutan untuk mengincar resistance yang lebih tinggi di area 1815.
Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
19:30 WIB: US PPI
Previous: 1.1% | Forecast: 0.2%
Bagikan Berita Ini