Gold Analysis
Selasa, 29 November 2022, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1754.85 | High: 1763.52
Close: 1741.41 | Low: 1739.43
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1748.12
R1: 1756.81 | S1: 1732.72
R2: 1772.21 | S2: 1724.03
R3: 1780.90 | S3: 1708.63
Daily Average: 17 poin
Harga emas dunia sempat menyentuh level tertingginya dalam seminggu terakhir pada hari Senin sebelum kemudian berbalik melemah dan menutup sesi perdagangan di bawah level pembukaan harian. Tekanan pada logam mulia datang dari Dollar AS yang berhasil rebound dari level terendahnya sesi kemarin berkat komentar hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve. James Bullard dan John Williams, dua pemegang suara di komite tinggi Fed, kemarin menyampaikan di dua forum berbeda bahwa bank sentral AS masih perlu menempuh jalan yang panjang dalam melawan inflasi. Bullard bahkan menegaskan bahwa suku bunga perlu berada di level yang tinggi sepanjang tahun depan. Prospek suku bunga yang tinggi akan mengurangi minat investor terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil pasif berupa bunga sebagai aset investasi.
Emas pada perdagangan pagi ini dibuka di kisaran harga $1.740,00/troy ons dan berpotensi melanjutkan tren bearish dengan bergerak di bawah candlestick spinning top yang terbentuk hari Jumat lalu. Area 1733 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam menuju level support lanjutan di area 1725. Untuk sisi atasnya, level pivot harian 1748 akan menjadi target terdekat jika harga emas mampu berbalik menguat. Pergerakan stabil di atas level pivot akan mengurangi tekanan bearish dan memberi harga emas dorongan untuk melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 1757.
Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
22:00 WIB: US CB Consumer Confidence
Previous: 102.5 | Forecast: 100.0
Bagikan Berita Ini