Gold Analysis
Jumat, 18 November 2022, 08:00 WIB
Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1773.46 | High: 1774.57
Close: 1760.08 | Low: 1754.28
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1762.98
R1: 1771.67 | S1: 1751.38
R2: 1783.27 | S2: 1742.69
R3: 1791.96 | S3: 1731.09
Daily Average: 19 poin
Harga emas dunia melanjutkan penurunan untuk dua sesi beruntun setelah menutup sesi perdagangan hari Kamis di dekat level terendahnya untuk pekan ini. Data ekonomi yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat melaporkan penurunan tajam aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia, penurunan jumlah pengangguran, dan stabilnya angka pembangunan rumah baru. Data-data tersebut membantu Dollar AS menguat dan mendorong investor pemegang mata uang lain menjual emas yang menjadi relatif lebih mahal. Melemahnya harga minyak dunia ke level terendah dalam sebulan terakhir juga ikut andil dalam menyeret turun harga emas dan komoditi mentah global lainnya.
Emas pada perdagangan pagi ini dibuka di kisaran harga $1.760,00/troy ons masih berada dalam bias bearish dengan area 1753 sebagai level support sekaligus target penurunan terdekat. Pergerakan di bawah level support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju area 1742 hingga area 1731. Skenario bearish ini akan gagal jika harga emas mampu menguat dan mengatasi level resistance kunci di area 1771. Pergerakan di atas area 1771 akan mengembalikan harga emas ke jalur bullish untuk mengincar kembali level tertinggi pekan di dekat area resistance 1785.
Bagikan Berita Ini