• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Anjlok Lebih dari 2%, Inflasi Global Tekan Harga Jelang FOMC


Harga emas dunia melemah sebesar 2% lebih sepanjang hari Kamis dan menutup sesi perdagangan kemarin di level terendahnya dalam tiga bulan terakhir. Tekanan pada logam mulia datang dari kecemasan pasar terhadap kenaikan laju inflasi global seiring tertahannya harga minyak dunia di dekat angka $100 per barel. Berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah antara AS dan Iran masih menjadi salah satu faktor utama yang menahan harga minyak dunia di level yang tinggi. Kecemasan terhadap laju inflasi ini juga membuat pelaku pasar berspekulasi bahwa bank sentral akan mempertimbangkan adanya kenaikan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat. Rapat moneter FOMC pekan depan diharapkan bisa memberi sinyal yang jelas untuk arah kebijakan suku bunga AS sebelum tahun 2026 ini berakhir.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4025 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren penurunan setelah kemarin membentuk bearish marubozu candlestick. Area 4010 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat yang jika ditembus akan menginformasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju area 3995 atau bahkan hingga area 3980. Di sisi lain, harga emas yang relatif rendah juga berpotensi menarik aksi bargain hunting dengan area 4040 menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat. Break ke atas area 4040 akan menambah dorongan bullish jangka pendek dan menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4055 atau bahkan hingga area 4070.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?