Harga emas dunia memantul naik menjauhi level terendahnya dalam enam pekan terakhir untuk menutup sesi perdagangan hari Kamis dengan mencatatkan kenaikan sekitar 2% dari level pembukaan harian. Terkoreksi turunnya harga minyak dunia ke bawah angka $100 per barel kemarin membantu logam mulia mengabaikan tekanan dari kenaikan suku bunga AS yang diputuskan Federal Reserve pada hari sebelumnya. Keputusan Fed tersebut tidak diikuti oleh bank sentral Inggris yang kemarin memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kini tengah mempertimbangkan untuk menghentikan konflik di Timur Tengah dengan Iran yang berpotensi mengembalikan harga minyak dunia turun ke angka yang lebih normal.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4343 per troy ons dan menunjukkan bias bullish dengan kembali bergerak di atas indikator Moving Average 100-hari. Area 4360 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance yang perlu ditembus harga emas untuk mengonfirmasi berlanjutnya tren bullish mengincar target yang lebih tinggi di area 4380 atau bahkan hingga area 4400. Sedangkan di sisi bawahnya, indikator Moving Average 100-hari kini akan menjadi level support kunci di area 4320. Pergerakan di bawah area tersebut akan mengembalikan harga emas ke zona bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4300 atau bahkan hingga area 4280.
Bagikan Berita Ini