Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Kamis tidak jauh di bawah level pembukaan harian meski sempat terkoreksi turun akibat aksi profit taking pasca rally dari hari sebelumnya. Menguatnya harga minyak dunia dan indeks Dollar AS memberi alasan bagi pelaku pasar untuk menjual sebagian aset logam mulianya dan mengakibatkan harga emas terkoreksi turun dari level tertingginya dalam 11 minggu terakhir. Namun di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi AS membuat logam mulia masih menjadi aset yang cukup menarik sehingga menopang harganya tetap stabil di atas $4.500 per troy ons.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4517 per troy ons dan menunjukkan potensi bearish reversal setelah mengakhiri sesi kemarin dengan membentuk pinbar candlestick. Area psikologis 4500 akan menjadi level resistance terdekat yang jika ditembus akan mengonfirmasi tren bearish lanjutan dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4480 atau bahkan hingga area 4460. Skenario bearish ini bisa digagalkan jika harga emas mampu menguat dan menembus level tertingginya kemarin di area 4540 yang hari ini menjadi level resistance kunci. Break ke atas resistance tersebut akan menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar target yang lebih tinggi di area 4560 atau bahkan hingga area 4580.
Bagikan Berita Ini