Harga emas dunia sempat melemah sebesar 1% lebih sepanjang sesi perdagangan hari Selasa seiring pelaku pasar menantikan hasil rapat moneter FOMC yang akan diumumkan pada Rabu siang waktu setempat. Ini adalah rapat moneter pertama Kevin Warsh sebagai Ketua Fed menggantikan Jerome Powell, dan pelaku pasar masih belum mendapat gambaran jelas mengenai potensi kebijakan Fed ke depannya. Warsh dinominasikan oleh Presiden AS Donald Trump dengan harapan bisa melanjutkan pemangkasan suku bunga AS. Meski demikian, kenaikan laju inflasi global akibat melonjaknya harga minyak dunia kini menjadi rintangan terbesar untuk memenuhi harapan tersebut.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4029 per troy ons masih berada dalam tekanan bearish dengan area psikologis 4000 menjadi target penurunan berikutnya. Break ke bawah area psikologis akan menambah tekanan pada harga emas dan berpotensi membawanya turun menuju level support yang lebih dalam di area 3970 atau bahkan hingga area support kunci 3940. Skenario bearish ini bisa digagalkan jika harga emas mampu memantul naik dan kembali ke zona netral di dekat area resistance 4050. Pergerakan stabil di atas area 4050 akan menopang harga emas untuk melanjutkan kenaikan jangka pendek mengincar level resistance di area 4075 atau bahkan kembali ke area resistance kunci 4100.
Bagikan Berita Ini