Harga emas dunia gagal melanjutkan tren bullish-nya pada hari Kamis dan berbalik melemah untuk menutup sesi perdagangan kemarin dengan penurunan sebesar 2% lebih dari harga pembukaan harian. Tekanan terhadap logam mulia datang dari harga minyak dunia yang kembali menguat ke atas $90 per barel seiring memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Kelompok militan Houthi dari Yaman kemarin dikabarkan menyerang kapal tanker milik Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb dan menambah kekahwatiran pelaku pasar terhadap rantai suplai minyak dunia. Pelaku pasar kini perlu bersiap untuk kembalinya harga minyak ke level psikologi $100 per barel yang akan berakibat pada kenaikan laju inflasi global.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4050 per troy ons dan kembali ke dalam bias bearish akibat tekanan dari faktor fundamental yang disebutkan di atas. Area 4034 berpotensi menjadi target penurunan terdekat sekaligus level support yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam menuju level support lanjutan di area 4017 atau bahkan hingga area psikologis 4000. Di sisi atasnya, area 4066 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mengembalikan dorongan bullish. Pergerakan stabil di atas area 4066 juga akan menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 4083 atau bahkan kembali ke area 4100.
Bagikan Berita Ini