• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Penguatan Dolar dan Meredanya Konflik Timur Tengah Tekan Emas

Harga emas dunia turun ke bawah level $4.000 troy ons untuk pertama kalinya sejak November 2025 seiring berlanjutnya penguatan indeks Dollar AS pasca rapat moneter Federal Reserve. Dollar AS kini mencatatkan level tertingginya dalam setahun terakhir terhadap beberapa mata uang utama lain ditopang oleh pernyataan bank sentral AS pekan lalu yang mempertimbangkan perlunya kenaikan suku bunga di tahun ini. Di saat bersamaan, berkurangnya ketegangan di Timur Tengah setelah gencatan senjata AS-Iran juga mengurangi permintaan logam mulia sebagai aset safe haven. Terhentinya konflik di Timur Tengah juga mengembalikan harga minyak dunia ke bawah $70 per barel sehingga diharapkan bisa mengurangi kecemasan pelaku pasar terhadap kenaikan laju inflasi global.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4003 per troy ons dan masih menunjukkan bias bearish dengan bergerak di bawah level pivot harian. Area 3982 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat untuk hari ini. Break ke bawah support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area kunci 3961 atau bahkan hingga area 3940. Skenario bearish ini bisa digagalkan jika harga emas mampu menguat ke zona netral di atas level pivot harian 4024. Pergerakan stabil di atas area pivot juga akan memberi dorongan bullish pada harga emas dengan target kenaikan jangka pendek mengincar level resistance di area 4043 atau bahkan hingga area 4064. 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?