• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Konflik Timur Tengah Memanas, Emas Justru Kehilangan Daya Tarik

Harga emas dunia melemah sebesar 1% lebih sepanjang sesi perdagangan hari Jumat akibat tekanan dari indeks Dollar AS yang menguat berkat hasil data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi. Data yang kemarin dirilis dari AS melaporkan bahwa pasar tenaga kerja sektor swasta berhasil menyerap 122.000 pekerja baru, dan aktivitas bisnis di sektor jasa mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Tekanan terhadap logam mulia juga datang dari harga minyak dunia yang kembali menguat ke atas level $95 per barel seiring kembali memanasnya situasi di Timur Tengah. Pasukan AS kemarin dikabarkan menyerang tanker Iran yang berusaha menerobos blokade di Selat Hormuz, dan Iran kemudian membalas dengan serangan misil ke pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4439 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish melihat pergerakannya yang berada di bawah level pivot harian. Area 4420 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya untuk hari ini. Break ke bawah area 4420 akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 4400 atau bahkan hingga area 4380. Di sisi atasnya, harga emas perlu bergerak stabil di atas level pivot harian untuk mengurangi tekanan bearish sebelum mencoba menguji level resistance di area 4460. Break ke atas area 4460 akan mengubah bias pergerakan jangka pendek ke arah bullish dengan potensi kenaikan lebih lanjut mengincar level resistance di area 4480 atau bahkan hingga area 4500.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?