• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Anjlok ke Level Terendah 2 Bulan, Tekanan Bearish Masih Berlanjut

Harga emas dunia melemah ke level terendahnya dalam dua bulan terakhir pada sesi perdagangan hari Rabu akibat tekanan dari penguatan indeks Dollar AS dan pasar ekuitas global. Optimisme pasar terhadap perkembangan negosiasi antara AS dan Iran kemarin berhasil menekan harga minyak dunia ke level terendahnya di bulan ini dan mengurangi permintaan aset safe haven seperti logam mulia. Namun di sisi lain, penurunan harga minyak juga akan mengurangi tekanan inflasi dan berpotensi mencegah bank sentral menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Jika suku bunga acuan bisa ditahan di level yang rendah, maka aset non-bunga seperti logam mulia akan mendapatkan daya tariknya kembali dan berpotensi menjadi aset pilihan bagi investor yang ingin melakukan bargain hunting.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4462 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish dengan area 4430 menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah support tersebut akan mengonfirmasi berlanjutnya tren bearish dengan potensi penurunan menuju level support kunci di area 4400 atau bahkan lebih dalam hingga area 4370. Skenario bearish ini bisa digagalkan jika harga emas mampu bergerak stabil di atas level pivot harian untuk menguji level resistance di area 4490. Break ke atas resistance tersebut akan memberi harga emas dorongan bullish untuk mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4520 atau bahkan hingga area 4550.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?