Harga emas dunia sempat melemah ke level terendahnya dalam tujuh pekan terakhir pada hari Senin sebelum kemudian memantul naik dan menutup sesi perdagangan di atas level pembukaan harian. Aksi bargain hunting di pasar logam mulia berhasil menopang harga emas bertahan di atas level $4.500 per troy ons, namun kenaikannya masih terbatasi oleh kecemasan terhadap kenaikan laju inflasi global akibat tingginya harga minyak dunia. Berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar seiring belum adanya titik temu dalam negosiasi AS dan Iran untuk membuka blokade Selat Hormuz. Sementara itu, pelaku pasar pekan ini juga akan memantau pernyataan dari beberapa anggota komite FOMC yang mungkin bisa memberi gambaran tentang arah kebijakan suku bunga Fed dalam waktu dekat.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4569 per troy ons dan berpotensi melanjutkan bullish reversal ditopang aksi bargain hunting setelah kemarin memantul naik dari level terendahnya dalam tujuh pekan. Area 4600 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus akan membuka jalan untuk kenaikan lebih tinggi mengincar level resistance di area 4630 atau bahkan hingga area 4660. Skenario bullish akan gagal jika harga emas berbalik melemah dan turun melewati level pivot harian 4545 yang menjadi level support kunci untuk hari ini. Pergerakan di bawah level pivot akan mengembalikan tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun untuk menguji lagi level support di area 4510 atau bahkan lebih dalam hingga area 4580.
Bagikan Berita Ini