• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Berbalik Melemah Usai Cetak Puncak Dua Pekan, Pasar Waspadai Konflik AS-Iran & Data NFP

Harga emas dunia sempat menyentuh level tertingginya dalam dua pekan lebih pada hari Selasa, namun kemudian berbalik melemah dan menutup sesi perdagangan di bawah harga pembukaan harian. Logam mulia sempat mendapat dorongan bullish yang ditopang oleh harapan akan berakhirnya perang antara AS dan Iran. Namun harapan tersebut kemudian kandas setelah adanya berita bahwa AS meluncurkan serangan terhadap tanker minyak di pelabuhan Iran. Serangan tersebut dikhawatirkan akan memulai babak baru konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu rantai suplai minyak dunia dan mendorong kenaikan laju inflasi global. Sementara itu, pelaku pasar juga perlu memantau pasar tenaga kerja Amerika Serikat melalui rilis data Non-Farm Payrolls yang berpotensi menjadi salah satu penggerak utama di pasar mata uang dan logam mulia hari ini.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4680 per troy ons dan berpotensi mengalami penurunan setelah kemarin membentuk shooting star candlestick yang menunjukkan sinyal bearish reversal. Area 4660 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekatnya hari ini, dan break ke bawah area tersebut dapat menekan harga emas lebih dalam menuju level support lanjutan di area 4630 atau bahkan hingga area 4600. Di sisi atasnya, level pivot harian 4712 akan menjadi level resistance yang perlu ditembus harga emas untuk membatalkan skenario bearish. Pergerakan stabil di atas level pivot juga akan menopang harga emas naik mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 4740 atau bahkan hingga area kunci 4765.

buatkan rangkuman

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?