• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gagal Tembus Resistance, Harga Emas Tertekan di Tengah Kuatnya Dollar AS

Harga emas dunia melemah sekitar 3% sepanjang sesi perdagangan hari Kamis akibat aksi jual setelah gagal mengatasi level resistance kunci pada sesi sebelumnya. Menguatnya indeks Dollar dan imbal hasil obligasi AS juga menjadi faktor tambahan yang mengurangi daya tarik logam mulia yang biasanya menjadi aset safe haven di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu. Pelaku pasar masih memantau perkembangan situasi di Timur Tengah yang saat ini masih panas dengan berlanjutnya konflik antara Iran, AS, dan Israel. Presiden AS Donald Trump memang menyatakan bahwa negosiasi untuk gencatan senjata telah dimulai, namun dari pihak Iran sendiri belum ada pernyataan yang mengonfirmasi hal tersebut.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $4378 per troy ons dan masih berada dalam bias bearish setelah kemarin gagal bertahan di atas level psikologis 4400. Area 4350 berpotensi menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat untuk hari ini. Pergerakan di bawah area tersebut akan menambah tekanan bearish yang dapat membawa harga emas turun menuju level support yang lebih dalam di area kunci 4320 atau bahkan hingga area 4290. Meski demikian, harga emas terlihat bergerak naik dan mencoba menguji level resistance kunci di area 4410 saat analisis ini ditulis. Jika mampu mengatasi area kunci tersebut, maka harga emas akan mendapat dorongan bullish jangka pendek dengan target kenaikan mengincar area 4440 atau bahkan hingga area 4470.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?