Harga emas dunia sempat menyentuh level tertingginya dalam lima pekan terakhir pada hari Senin sebelum kemudian terkoreksi turun dan menutup sesi perdagangan di bawah harga $5.400 per troy ons. Logam mulia kembali mendapat dorongan dari permintaan aset safe haven setelah AS dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran yang memperkeruh situasi geopolitik di Timur Tengah. Meski demikian, harga emas kemudian mendapatkan tekanan dari indeks Dollar AS yang menguat berkat data ekonomi yang melaporkan kenaikan pertumbuhan aktivitas ekonomi dari sektor manufaktur di AS sepanjang bulan lalu. Perhatian pelaku pasar pekan ini akan terbagi dua antara perkembangan situasi di Timur Tengah dan rilis data-data ekonomi dari sektor tenaga kerja di Amerika Serikat.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $5324 per troy ons dan saat analisis ini ditulis masih menunjukkan bias netral dengan bergerak stabil di sekitar level pivot harian 5334. Di sisi atasnya, area 5370 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat dorongan bullish. Pergerakan stabil di atas area 5370 akan menopang harga emas naik untuk mengincar kembali level resistance di area kunci 5400 atau bahkan hingga area 5430. Sementara di sisi bawahnya, area 5300 akan menjadi level support kunci yang jika ditembus dapat menambah tekanan bearish. Pergerakan di bawah area 5300 berpotensi membawa harga emas turun menuju level support lanjutan di area 5270 atau bahkan lebih dalam hingga area 5240.
Bagikan Berita Ini