• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Menguat Tipis, Sentimen Safe Haven Masih Dominan

Emas (XAU/USD) sedikit pulih mempertahankan kenaikan harian yang moderat di area $3.648,55 saat berita ini ditulis Pukul 14.02 WIB pada hari Jumat. Ketegangan geopolitik yang kian meningkat terutama konflik Rusia-Ukraina dan situasi di Timur Tengah memberikan dukungan terhadap permintaan emas sebagai aset safe haven.

Namun, penguatan Dolar AS menjadi faktor penghambat yang membatasi laju kenaikan emas. Mata uang AS tersebut berusaha bangkit setelah rapat FOMC, keluar dari posisi terendah sejak Februari 2022. Nada hawkish dari pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Rabu lalu turut memperkuat pemulihan dolar dan menekan logam mulia.

Kondisi ini membuat pasar berhati-hati dalam menilai apakah koreksi emas dari rekor tertingginya di atas US$ 3.700 sudah berakhir, atau justru masih berlanjut.

Federal Reserve AS pada Rabu (17/9/2025) resmi memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Desember 2024. Kebijakan ini sudah sesuai ekspektasi pasar, dengan sinyal adanya pemangkasan tambahan hingga akhir tahun seiring melemahnya pasar tenaga kerja. Meski begitu, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan risiko inflasi masih condong naik dan menilai tidak perlu tergesa-gesa dalam mengambil langkah lebih agresif.

Sehari setelah keputusan tersebut, data ekonomi AS menunjukkan pengajuan klaim baru tunjangan pengangguran turun tajam menjadi 231.000 pada pekan yang berakhir 13 September, level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, Indeks Manufaktur The Fed Philadelphia melonjak ke 23,2 pada September, tertinggi sejak Januari, jauh di atas ekspektasi pasar.

Kombinasi data positif itu mendorong penguatan Dolar AS, yang bangkit dari posisi terendah tiga setengah tahun. Kondisi ini membatasi minat beli emas (XAU/USD) dan membuat investor cenderung berhati-hati. Pasar menilai diperlukan sinyal lebih kuat untuk mengonfirmasi bahwa koreksi harga emas dari rekor tertinggi pekan ini telah berakhir, sebelum tren kenaikan berlanjut.

 

sumber: fxstreet-id.com

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?