Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat tipis ke $62,95 saat berita ini ditulis pukul 14.05 WIB pada perdagangan Senin (8/9), menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut. Rebound terjadi setelah OPEC+ sepakat menambah produksi dengan laju lebih lambat mulai Oktober, yakni hanya 137.000 barel per hari, seiring ekspektasi permintaan global yang melemah.
“Pasar minyak sedikit rebound, didukung kenaikan produksi OPEC+ yang moderat serta pemantulan teknis pasca pelemahan minggu lalu,” ujar analis Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa, dikutip Bloomberg.
Selain itu, memanasnya konflik Rusia–Ukraina turut menopang harga. Rusia melancarkan serangan udara terbesar sejak perang dimulai, menargetkan gedung pemerintahan di Kyiv dan menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk seorang bayi.
Presiden AS Donald Trump menyatakan sejumlah pemimpin Eropa akan mengunjungi Washington awal pekan ini untuk membahas penyelesaian konflik. Ia menegaskan “tidak senang” dengan perkembangan perang, tetapi tetap optimistis akan ada jalan keluar.
Pasar kini menantikan laporan stok minyak mentah mingguan dari American Petroleum Institute (API) pada Selasa. Jika persediaan menunjukkan kenaikan tak terduga, hal itu bisa menandakan melemahnya permintaan dan menekan harga WTI kembali.
sumber: fxstreet
Bagikan Berita Ini