Emas (XAU/USD) memperpanjang reli pada awal pekan ini, mencatat kenaikan enam dari tujuh hari terakhir dan menembus level tertinggi sejak 22 April di sekitar $3.486 per ons pada sesi Asia, Senin (1/9). Kinerja positif logam mulia didukung ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve (Fed) akan menurunkan suku bunga bulan ini, menyusul data inflasi AS yang relatif sesuai perkiraan.
Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pada Jumat lalu bahwa indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) tetap stabil di 2,6% (YoY) pada Juli, sementara PCE inti naik tipis ke 2,9%. Data tersebut memperkuat spekulasi pasar bahwa The Fed hampir pasti memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 17 September mendatang. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas pemangkasan kini mencapai 87%, dengan ekspektasi setidaknya dua kali penurunan sebelum akhir 2025.
Selain faktor kebijakan moneter, melemahnya Dolar AS akibat kekhawatiran terhadap independensi The Fed juga menopang harga emas. Hal ini dipicu oleh langkah Presiden AS Donald Trump yang memecat Gubernur Fed Lisa Cook atas tuduhan penipuan hipotek. Cook menolak mengundurkan diri dan menggugat keputusan tersebut, memicu ketidakpastian hukum sekaligus membuka peluang bagi Trump untuk menguasai mayoritas kursi dewan Fed untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.
Dari sisi geopolitik, eskalasi konflik turut mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven. Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina menggunakan ratusan drone dan rudal, sementara Ukraina meningkatkan serangan balasan jauh ke wilayah Rusia. Di Timur Tengah, militer Israel menggempur Gaza dan mengonfirmasi tewasnya juru bicara sayap bersenjata Hamas, Abu Ubaida, yang menambah risiko ketidakpastian global.
Dengan pasar AS libur Hari Buruh pada Senin, pelaku pasar cenderung berhati-hati sebelum rilis data utama di awal bulan, termasuk laporan ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat, yang berpotensi menjadi penentu arah kebijakan Fed dan harga emas selanjutnya.
sumber: fxstreet-id.com
Bagikan Berita Ini