Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 3227.80 | High: 3245.59
Close: 3210.42 | Low: 3193.57
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 3216.53
R1: 3239.48 | S1: 3187.46
R2: 3268.55 | S2: 3164.51
R3: 3291.50 | S3: 3135.44
Daily Average: 82 poin
Harga emas dunia terkoreksi turun menjauhi rekor tertingginya pada sesi perdagangan hari Senin seiring membaiknya permintaan untuk aset berisiko pasca perkembangan baru dari berita perang dagang. Presiden AS Donald Trump kemarin mengumumkan bahwa smartphone dan komputer akan dikecualikan dari daftar produk buatan China yang dikenakan tarif impor tinggi. Pengumuman tersebut sedikit memberi kelegaan bagi investor untuk kembali ke aset yang lebih berisiko seperti saham dan obligasi. Meski demikian, kecemasan terhadap situasi ekonomi global masih belum benar-benar hilang sehingga permintaan untuk aset safe haven seperti logam mulia juga masih cukup tinggi. Goldman Sachs kemarin bahkan memprediksi bahwa harga emas bisa menyentuh $3.700 per troy ons di akhir tahun ini.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $3211 per troy ons dengan bias bearish jangka pendek melihat pergerakannya yang berada di bawah level pivot harian. Area 3194 akan menjadi level support terdekat yang jika ditembus akan memicu tekanan bearish lanjutan dan berpotensi membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support di area 3175 atau bahkan hingga area 3160. Di sisi atasnya, area 3225 akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk kembali ke jalur bullish dan mengincar kembali resistance kunci di area 3245 yang menjadi rekor tertingginya saat ini. Break ke atas area 3245 dapat menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar rekor tertinggi baru dengan target hingga area resistance 3265.
Bagikan Berita Ini