Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 2982.88 | High: 3099.29
Close: 3082.74 | Low: 2969.87
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 3050.63
R1: 3131.40 | S1: 3001.98
R2: 3180.05 | S2: 2921.21
R3: 3260.82 | S3: 2872.56
Daily Average: 96 poin
Harga emas dunia menguat sebesar 3% lebih sepanjang sesi perdagangan hari Rabu di tengah meningkatnya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Presiden AS Donald Trump kemarin menginstruksikan penundaan kebijakan tarif impor baru selama 90 hari untuk beberapa negara, namun menaikkan tarif untuk barang dari China menjadi 125%. Kebijakan tersebut dikhawatirkan akan membuat laju inflasi meroket dan menghambat pertumbuhan ekonomi global sehingga mendorong pelaku pasar kembali mencari perlindungan di aset safe haven seperti logam mulia. Sementara itu, notulen rapat moneter FOMC yang dirilis dini hari tadi tidak banyak memberikan informasi baru selain mempertegas bahwa Fed tidak akan terburu-buru melanjutkan pemangkasan suku bunga. Perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada data inflasi AS untuk sektor konsumen pada hari ini dan untuk sektor produsen pada hari Jumat.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $3082 per troy ons dan berpotensi melanjutkan kenaikan berkat dorongan faktor fundamental. Area psikologis 3100 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus dapat menopang harga emas naik lebih tinggi mengincar area 3117 atau bahkan hingga area 3135. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas bergerak turun dan melewati level support di area 3068 yang berpotensi memicu bearish lanjutan menuju level support kunci di area 3050. Break ke bawah area 3050 akan semakin menekan harga emas dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support lanjutan di area 3034 hingga area 3019.
Bagikan Berita Ini