• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Rupiah Naik Panggung, Dolar AS Turun Pamor

Harga minyak mentah global terus mengalami kenaikan setelah pemerintahan Presiden Donald Trump kembali menerapkan sanksi baru terhadap aliran minyak Iran. Langkah ini menunjukkan kembalinya strategi "tekanan maksimum" terhadap Teheran.

Pada perdagangan Selasa (25/02), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik sebesar 0,3% menjadi US$70,90 per barel pada pukul 07:21 pagi waktu Singapura. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman April tercatat naik 0,5% menjadi US$74,78 per barel pada penutupan perdagangan Senin (24/02).

Amerika Serikat secara resmi memberlakukan sanksi baru yang menargetkan pialang, kapal, dan individu yang diduga terlibat dalam pengiriman minyak mentah ilegal dari Iran. Sanksi ini mencakup 22 orang dan 13 kapal yang beroperasi di beberapa wilayah, termasuk Uni Emirat Arab, Hong Kong, India, dan China.

Sejak awal tahun, harga minyak global sangat fluktuatif. Cuaca dingin ekstrem dan sanksi AS sebelumnya menjadi pendorong kenaikan harga. Namun, pasar juga sempat melemah akibat kekhawatiran terkait kebijakan tarif Presiden Trump.

Selain itu, rencana penerapan tarif baru terhadap Kanada dan Meksiko yang dijadwalkan bulan depan berpotensi mengganggu pengiriman minyak mentah sekaligus meningkatkan biaya perdagangan. Dalam konferensi pers, Trump menyatakan bahwa kebijakan tarif tersebut akan tetap dijalankan sesuai jadwal, menambah ketidakpastian pada pasar energi global.

CNBC

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?