• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Harga Emas Mencapai Level Baru, Dipicu oleh Rencana Tarif Trump

Pada hari Senin (10/2), harga emas mencapai rekor baru dalam perdagangan intraday. Pada pukul 13.50 WIB, harga emas mencapai US$ 2.892,16 per troy ons, memecahkan rekor sebelumnya di US$ 2.886,62 per troy ons yang dicapai pada Jumat pekan lalu. Harga ini juga mendekatkan emas ke level baru US$ 2.900 per troy ons.

Kenaikan harga emas ini dipicu oleh rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menetapkan tarif perdagangan baru ke beberapa negara. Trump mengumumkan pada akhir pekan lalu bahwa dia akan menetapkan tarif baru 25% pada Senin ini untuk semua impor baja dan aluminium ke AS. Tarif ini akan dikenakan di atas tarif logam yang sudah ada.

Trump juga berencana untuk mengumumkan tarif balasan pada Selasa atau Rabu pekan ini, yang akan berlaku segera. Tarif ini akan diterapkan ke semua negara dan disesuaikan dengan tarif yang dikenakan oleh masing-masing negara.

"Ketegangan perdagangan global masih cukup signifikan dan bisa mendorong harga emas ke level $2.900 hingga $2.910 dalam waktu dekat," kata Kelvin Wong, analis pasar senior OANDA untuk Asia Pasifik, kepada Reuters. "Saya tidak melihat kemungkinan koreksi yang tinggi pada titik ini, kecuali kita mulai melihat dorongan dolar AS yang sangat kuat," tambahnya.

Emas dianggap sebagai investasi yang aman selama periode gejolak ekonomi dan keuangan, tetapi suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik aset yang tidak menghasilkan hasil. "Potensi emas yang juga terperangkap dalam tarif balasan dapat menyebabkan dislokasi di pasar fisik," kata Daniel Hynes, kepala strategi komoditas, bank ANZ.

CNBC

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?