• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Trump Ngamuk, Harga Minyak Dunia Ikutan Meriang

Pada hari Kamis (23/1), harga minyak mentah dunia kembali mengalami penurunan, melanjutkan tren penurunan yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian mengenai dampak kebijakan tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump, terhadap ekonomi global dan permintaan minyak. Harga minyak mentah Brent turun 23 sen atau 0,3 persen menjadi US$78,79 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 18 sen atau 0,2 persen menjadi US$75,26 per barel.

Pada sesi sebelumnya, harga minyak mentah Brent ditutup pada US$79 per barel, menandai penurunan untuk hari kelima secara berturut-turut. Minyak mentah WTI ditutup pada US$75,44, menandai penurunan untuk hari keempat secara berturut-turut.

Trump telah mengancam Rusia dengan sanksi baru jika Moskow tidak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina. Trump juga memberikan isyarat bahwa sanksi tarif juga dapat diterapkan pada 'negara peserta lainnya'. Selain menerapkan tarif impor 25 persen ke Kanada dan Meksiko, Trump juga berencana untuk menerapkan tarif ke Uni Eropa dan mengatakan bahwa pemerintahannya sedang membahas bea masuk 10 persen terhadap China karena pengiriman fentanil ke AS.

Sementara itu, perkiraan dari survei Reuters menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS diperkirakan turun 1,6 juta barel dalam seminggu hingga 17 Januari. Persediaan bensin diperkirakan naik 2,3 juta barel minggu lalu, dan persediaan sulingan kemungkinan naik 300 ribu barel.

 

CNN

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?