• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Kenaikan Harga Minyak Global Dipicu Gangguan Pasokan dan Permintaan Tinggi

Harga minyak mentah global kembali mengalami kenaikan akibat gangguan pasokan yang terjadi di tengah tingginya permintaan. Cuaca dingin di berbagai wilayah dan stimulus ekonomi dari China menjadi faktor pendukung meningkatnya permintaan tersebut.

Berdasarkan data CNBC, pada penutupan perdagangan Selasa (7/1), harga minyak Brent naik hampir 1% menjadi US$ 77,05 per barel, sementara minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) meningkat 0,94% ke level US$ 74,25 per barel. Pada Rabu pagi (8/1) pukul 08.50 WIB, harga minyak melanjutkan tren kenaikan, dengan Brent bertambah 0,44% dan WTI naik 0,61%.

Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh kekhawatiran terbatasnya pasokan minyak dari Rusia dan Iran akibat sanksi yang diterapkan negara-negara Barat. Analis UBS, Giovanni Staunovo, menyatakan bahwa pasar mulai memperhitungkan risiko gangguan kecil pada ekspor minyak Iran ke China.

Selain itu, kekhawatiran tentang ketatnya pasokan minyak mendorong Arab Saudi menaikkan harga minyaknya untuk Februari, yang menjadi kenaikan pertama dalam tiga bulan terakhir. Sementara itu, para pelaku pasar juga menunggu laporan perubahan pasokan minyak mentah yang akan dirilis oleh EIA pada pukul 22.30 WIB hari ini.

Di sisi permintaan, lonjakan terjadi di China yang mendapat dorongan dari stimulus pemerintah. Di kawasan AS dan Eropa, cuaca dingin turut meningkatkan konsumsi minyak, meskipun pasar masih berhati-hati menunggu berbagai data ekonomi yang akan dirilis pekan ini.

CNBC

 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?