• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 2636.01 | High: 2664.06
Close: 2648.38 | Low: 2632.76

Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2648.40
R1: 2664.04 | S1: 2632.74
R2: 2679.70 | S2: 2617.10
R3: 2695.34 | S3: 2601.44
Daily Average: 33 poin

Harga emas dunia menguat di paruh pertama sesi perdagangan hari Selasa, namun sedikit terkoreksi turun di paruh kedua akibat tekanan dari hasil data ekonomi AS yang lebih baik dari ekspektasi. Data yang kemarin dirilis melaporkan aktivitas bisnis di sektor jasa dan jumlah pembukaan lowongan kerja mengalami kenaikan sepanjang bulan Desember. Hasil data tersebut menunjukkan kuatnya kondisi ekonomi AS, yang berarti dapat menunda pemangkasan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat oleh Federal Reserve. Indeks Dollar dan imbal hasil obligasi AS menguat pasca rilis data tersebut sehingga memicu aksi jual di aset non-bunga seperti logam mulia. Pelaku pasar hari ini akan menantikan rilis notulen rapat moneter FOMC bulan Desember untuk mencari petunjuk tentang langkah Fed berikutnya.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2648 per troy ons dan masih menjaga bias bullish melihat posisinya yang berada di atas indikator Moving Average 100 pada berbagai timeframe. Area 2664 kini akan menjadi level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat momentum bullish tambahan dan melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area 2680. Sedangkan di sisi bawahnya, area 2633 akan menjadi level support terdekat yang jika ditembus akan membawa harga emas memasuki zona bearish. Pergerakan di bawah area 2633 juga dapat menekan harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area kunci 2617.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?