• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Emas Makin Kinclong, Dolar AS Loyo!

Nilai emas mengalami peningkatan setelah data inflasi pengeluaran pribadi penduduk Amerika Serikat (PCE) menunjukkan angka yang lebih rendah dan penurunan drastis indeks dolar AS serta imbal hasil Treasury. Diharapkan suasana liburan Natal dan Tahun Baru dapat memberikan dampak positif pada nilai emas. Pada hari Jumat (20/12/2024), nilai emas di pasar spot ditutup dengan peningkatan sebesar 1,04% di level US$ 2.620,77 per troy ons. Ini merupakan peningkatan nilai emas untuk dua hari berturut-turut. Sementara itu, hingga pukul 06.10 WIB hari Senin (23/12/2024), nilai emas di pasar spot mengalami peningkatan sebesar 0,04% di posisi US$ 2.622,12 per troy ons.Nilai emas terus meningkat pada pagi hari ini setelah mengalami lonjakan tajam pada perdagangan hari Jumat, didorong oleh penurunan indeks dolar dan imbal hasil Treasury setelah data ekonomi AS menunjukkan perlambatan inflasi. Meskipun prospek suku bunga hawkish The Federal Reserve (The Fed) membuat emas tetap berada di jalur penurunan dalam sepekan kemarin. Pada perdagangan hari Jumat (20/12/2024), indeks dolar AS turun 0,73% di level 107,62. Begitu juga dengan imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang turun 0,87% di level 4,53%. Penurunan tersebut terjadi setelah rilis inflasi PCE yang menunjukkan adanya perlambatan pada bulan November. Inflasi PCE merupakan pertimbangan utama bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) dalam menentukan kebijakan suku bunga

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?