• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Gold Analysis
Selasa, 27 September 2022, 08:00 WIB

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1644.63 | High: 1649.61
Close: 1623.47 | Low: 1620.98

Support-Resistance hari ini
Pivot: 1631.35
R1: 1641.73 | S1: 1613.10
R2: 1659.98 | S2: 1602.72
R3: 1670.36 | S3: 1584.47
Daily Average: 29 poin

Harga emas masih melanjutkan tren bearish dan mengalami penurunan sebesar 1% lebih sepanjang hari Senin untuk menutup sesi perdagangan di dekat level terendahnya dalam 2,5 tahun terakhir. Menguatnya indeks Dollar AS masih menjadi faktor utama yang mendorong penjualan logam mulia terutama oleh pemegang mata uang non-Dollar. Mata uang negara Amerika Serikat tersebut saat ini menjadi pilihan utama untuk menjadi aset investasi safe haven berkat suku bunga yang jauh lebih tinggi dari aset manapun. Meski demikian, tidak sedikit pihak yang meragukan kebijakan Federal Reserve yang memilih kenaikan suku bunga secara agresif sebagai solusi tingginya laju inflasi. Suku bunga tinggi yang tidak diimbangi oleh pertumbuhan aktivitas ekonomi dikhawatirkan dapat berujung pada jatuhnya ekonomi ke arah resesi.

Emas pada perdagangan pagi ini dibuka di kisaran harga $1.622,00/troy ons dan masih dalam bias bearish meski terlihat mencoba rebound saat analisis ini dibuat. Level pivot harian 1631 akan menjadi target rebound sekaligus resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas sebelum mencoba naik lebih tinggi mengincar resistance lanjutan di area 1641. Namun jika gagal mengatasi level pivot, harga emas akan kembali dalam tekanan bearish dan berpotensi melemah ke level support di area 1613. Break ke bawah area support tersebut dapat membawa harga emas turun lebih dalam mendekati support kunci di area psikologis 1600.

Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
21.00 WIB: US CB Consumer Confidence
Previous: 103.2 | Forecast: 104.0

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?