Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya:
Open: 2565.03 | High: 2575.81
Close: 2562.05 | Low: 2554.31
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2564.06
R1: 2573.80 | S1: 2552.30
R2: 2585.56 | S2: 2542.56
R3: 2595.30 | S3: 2530.80
Daily Average: 45 poin
Harga emas dunia bergerak dalam rentang yang relatif terbatas sepanjang hari Jumat sebelum menutup sesi perdagangan pekan lalu dengan mencatatkan penurunan mingguan sebesar 4% lebih. Ini adalah penurunan harga emas mingguan terbesar dalam tiga tahun terakhir yang diakibatkan oleh spekulasi bahwa Federal Reserve akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga. Pelaku pasar meyakini bahwa kebijakan yang dijanjikan presiden terpilih Donald Trump akan memicu kenaikan laju inflasi yang perlu diimbangi oleh suku bunga tinggi. Spekulasi tersebut makin kuat setelah Ketua Fed Jerome Powell pada hari Kamis lalu menyatakan bahwa pihaknya tidak perlu tergesa-gesa dalam proses penurunan suku bunga. Perhatian pelaku pasar pekan ini kemudian akan tertuju pada laporan aktivitas bisnis di sektor manufaktur dan jasa dari negara-negara Eropa dan juga Amerika.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2565 per troy ons dan saat analisis ini ditulis terlihat mencoba menguat mendekati level resistance di area 2574. Jika mampu mengatasi resistance tersebut, maka harga emas akan mendapat dorongan bullish untuk melanjutkan kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2585 atau bahkan hingga area 2595. Namun jika gagal menembus resistance 2574, maka harga emas akan terkoreksi turun ke zona netral di dekat level pivot harian 2564. Break ke bawah area pivot akan mengubah bias pergerakan menjadi bearish dengan potensi penurunan menuju level support di area 2553 atau bahkan hingga area 2543.
Bagikan Berita Ini