Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya
Open: 2572.58 | High: 2581.26
Close: 2564.48 | Low: 2536.64
Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2560.79
R1: 2584.95 | S1: 2540.33
R2: 2605.41 | S2: 2516.17
R3: 2629.57 | S3: 2495.71
Daily Average: 47 poin
Harga emas dunia sempat menyentuh level terendahnya dalaml dua buan terakhir pada hari Kamis, namun berhasil memantul naik untuk menutup sesi perdagangan tidak jauh di bawah level pembukaan harian. Logam mulia gagal mencatatkan kenaikan harian pertamanya dalam lima sesi terakhir akibat komentar yang cukup hawkish dari Ketua Fed Jerome Powell. Berbicara di sebuah forum ekonomi di Dallas, Powell menyebutkan bahwa bank sentral tidak terlalu terburu-buru dalam menurunkan suku bunga setelah melihat data ekonomi belakangan ini. Komentar tersebut membuat pelaku pasar menurunkan ekspektasi untuk seberapa besar suku bunga yang akan dipangkas di bulan Desember. Sementara itu, pelaku pasar hari ini akan menunggu laporan penjualan ritel di AS sepanjang bulan Oktober dengan prediksi yang lebih lemah dari data bulan sebelumnya.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2565 per troy ons berpotensi melanjutkan kenaikan setelah kemarin berhasil memantul naik dari indikator Moving Average 100-hari yang menjadi level support kunci. Area 2585 akan menjadi target kenaikan berikutnya sekaligus level resistance yang perlu diatasi harga emas untuk membuka pintu penguatan lebih tinggi ke level harga psikologis 2600. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas bergerak turun ke bawah level pivot harian yang akan membawanya menguji kembali indikator MA100-hari yang menjadi level support kunci di area 2550. Break ke bawah area 2550 akan menekan harga emas turun lebih dalam menuju area 2535 atau bahkan hingga area 2515.
Bagikan Berita Ini