• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data Pergerakan Harga Hari Sebelumnya
Open: 2659.21 | High: 2710.04
Close: 2706.16 | Low: 2642.76

Support-Resistance Hari Ini
Pivot: 2686.32
R1: 2729.88 | S1: 2662.60
R2: 2753.60 | S2: 2619.04
R3: 2797.16 | S3: 2595.32
Daily Average: 47 poin

Harga emas dunia berhasil memantul naik menjauhi level terendahnya dalam tiga pekan pada hari Kamis dan menutup sesi perdagangan kemarin dengan mencatatkan kenaikan sebesar 1,7%. Setelah sempat tertekan oleh euforia hasil pemilu AS pada hari Rabu, logam mulia kemarin kembali diminati investor di tengah ekspektasi akan adanya pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve. Bank sentral AS tersebut dini hari tadi memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% dan menyatakan bahwa proyeksi untuk bulan Desember masih perlu melihat data ekonomi ke depannya. Pernyataan yang cenderung dovish dari Fed berpotensi mengangkat permintaan logam mulia yang biasanya menjadi pilihan investor di tengah kemungkinan turunnya suku bunga lebih lanjut. 

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2705 per troy ons dan berada dalam bias bullish yang ditopang oleh keputusan Fed dini hari tadi. Area 2717 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus dapat menopang harga emas melanjutkan tren bullish mengincar resistance yang lebih tinggi di area kunci 2730. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas berbalik turun melewati level psikologis yang akan membawanya menguji level support di area 2687. Break ke bawah area 2687 akan mengembalikan tekanan bearish dan berpotensi membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support di area 2675 atau bahkan hingga area 2663.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?