• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2672.20 | High: 2674.37
Close: 2652.18 | Low: 2643.21

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2656.59
R1: 2669.96 | S1: 2638.80
R2: 2687.75 | S2: 2625.43
R3: 2701.12 | S3: 2607.64
Daily Average: 29 poin

Harga emas dunia mengalami penurunan sepanjang sesi perdagangan hari Jumat akibat aksi profit taking oleh pelaku pasar menjelang penutupan akhir pekan. Logam mulia tersebut masih mencatatkan kenaikan sebesar 2% sepanjang pekan lalu dengan rekor tertinggi dalam sejarah di kisaran harga $2685 per troy ons. Kecemasan investor terhadap kondisi geopolitik global masih menjadi salah satu faktor utama yang mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven. Selain itu, prospek akan adanya suku bunga yang lebih rendah dari bank sentral AS dan negara lain juga meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti logam mulia. Laporan indeks harga konsumsi personal dari AS yang lebih lemah dari ekspektasi pada hari Jumat lalu menunjukkan pelambatan laju inflasi dan mendukung opini untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2659 per troy ons, cukup jauh di atas level penutupan pekan lalu dan menunjukkan bias bullish. Harga emas kini tampak mencoba menguji level resistance terdekat di area 2670 yang jika ditembus dapat menopangnya mengincar kembali rekor tertinggi pekan lalu di area 2685. Namun jika gagal mengatasi area resistance 2670, maka harga emas akan berbalik melemah dan menguji kembali level support kunci di area 2650. Pergerakan stabil di bawah area tersebut akan mengembalikan tekanan bearish pada harga emas yang dapat membawanya turun lebih dalam menuju level support kunci berikutnya di area 2635.

 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?