Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2410.95 | High: 2418.39
Close: 2390.00 | Low: 2381.84
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2396.74
R1: 2411.65 | S1: 2375.10
R2: 2433.29 | S2: 2360.19
R3: 2448.20 | S3: 2338.55
Daily Average: 55 poin
Harga emas dunia melanjutkan tren bearish untuk sesi keempat beruntun setelah menutup sesi perdagangan hari Selasa dengan penurunan. Naiknya imbal hasil obligasi AS membuat aset non-bunga seperti emas menjadi kurang menarik, dan menguatnya indeks Dollar mendorong investor pemegang mata uang lain untuk menjual logam mulia. Meski demikian, penurunan harga emas ini dinilai masih relatif terbatas karena logam mulia berpotensi menguat kembali berkat prospek akan adanya pemangkasan suku bunga AS dalam waktu dekat. Sementara itu, kondisi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas dengan adanya berita bahwa kelompok bersenjata Hizbullah dari Libanon meluncurkan serangan drone dan roket ke daerah utara Israel. Ketegangan geopolitik ini dapat mendorong investor untuk kembali berlindung di logam mulia sebagai aset safe haven.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2392 per troy ons dan berada dalam bias bearish setelah kemarin gagal bertahan di atas level psikologis 2400. Area 2375 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2360. Skenario bearish ini dapat digagalkan jika harga emas mampu bergerak naik mengatasi level pivot harian 2396 yang akan membuka jalan untuk menguji kembali level resistance kunci di area 2416. Pergerakan stabil di atas area kunci tersebut akan mengubah bias pergerakan harga emas menjadi bullish dengan potensi kenaikan lebih tinggi mengincar level resistance berikutnya di area 2430.
Bagikan Berita Ini