Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2396.78 | High: 2401.28
Close: 2364.66 | Low: 2353.17
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2373.04
R1: 2392.90 | S1: 2344.79
R2: 2421.15 | S2: 2324.93
R3: 2441.01 | S3: 2296.68
Daily Average: 37 poin
Harga emas dunia melemah ke level terendahnya dalam dua pekan terakhir pada sesi perdagangam hari Kamis seiring berlanjutnya penguatan Dollar AS berkat hasil data ekonomi yang positif. Data yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat melaporkan bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto mengalami peningkatan yang cukup signifikan di awal kuartal kedua. Pelaku pasar selanjutnya akan mengalihkan perhatian mereka ke data indeks harga konsumsi personal yang merupakan salah satu indikator inflasi favorit Federal Reserve. Hasil data tersebut dapat memberi sedikit gambaran tentang kebijakan yang akan diambil Fed pada rapat moneternya pekan depan. Pelaku pasar mengharapkan Fed bisa mengonfirmasi bahwa suku bunga akan mulai dipangkas pada bulan September seperti yang diprediksi oleh CME Fed Watch Tool.
Emas mengawali sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2364 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bearish setelah kembali dibuka di bawah level pivot harian. Area kunci 2350 kini akan menjadi target penurunan harga emas berikutnya yang sekaligus bertindak sebagai level support terdekat. Break ke bawah area support ini akan menambah tekanan pada harga emas dan berpotensi membawanya turun menuju level support lanjutan di area 2334. Di sisi atasnya, harga emas perlu mengatasi level pivot harian 2373 untuk mengurangi tekanan bearish. Pergerakan stabil di atas area pivot juga akan menopang harga emas memantul naik untuk menguji level resistance di area 2385 atau bahkan mengincar lagi level resistance kunci di area harga psikologis 2400.
Bagikan Berita Ini